JAKARTA - Aksi damai "Bela Islam Jilid II" masih terus berjalan. Saat ini orasi beberapa tokoh ulama sementara dihentikan dan peserta aksi melaksanakan salat maghrib berjamaah diberbagai sudut di depan Istana Negara, Jumat (4/11/2016).

Sebelumnya, Gema Takbir, Salawat dan nyanyian lagu kebangsaan berkumandang. Beberapa tokoh seperti Amien Rais, Opick, Ahmad Dhani, Habib Riziq, Fatmawati, Lia Wahid, Rhoma Irama, Fadli Zon, Fahri Hamzah, dan para dai Kondang seperti Ustaz Arifin Ilham menyuarakan tuntutan agar Presiden Jokowi segera memerintahkan Kapolri menangkap Ahok.

Karena menurut mereka, apa yang sudah dilakukan Ahok dengan menghina ayat suci Alquran, ummat muslim sudah memafkan. Namun demi penegakkan hukum, para orator meminta Ahok diadili dan dipenjarakan.

"Kalau ada yang menistakan agama islam enaknya diapain?," tanya Habib Riziq, yang langsung disambut teriakan "bunuh Ahok", gantung Ahok.

Ratusan ribu umat muslim juga mendesak, agar aparat Kemanan TNI/Polri, segera membuka pintu gerbang agar bisa masuk ke dalam istana. "Jika kami sebagai rakyat, Jokowi tak mau nemui, maka Jokowi perlu dilengserkan," teriak Ahmad Dhani.

Hal senada juga diungkapkan Fahri Hamzah, politisi dari PKS ini meminta agar Jokowi bersedia menemui para peserta aksi.

Massa yang terkonsetrasi didepan Istana sempat tidak sabar dan membuat sedikit kegaduhan, namun dengan sigap para petugas dari Lasykar FPI tampil didepan meredakan emosi massa. Dari pantauan GoNews.co, saat ini sebagian massa juga sudah memnuhi Masjid Istiqlal, dan taman Monumen Nasional (Monas).

Belum ada informasi kapan aksi ini akan berakhir, karena menurut para peserta aksi, siap salat maghrib mereka akan kembali gabung dan menuntut sampai Presiden keluar dari Istana. ***