MAGELANG- Putri seorang sopir truk asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Riri Darma Putri, menjadi lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut (AAL) 2019. Hal itu diumumkan dalam Wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabhatar) 2019 di Lapangan Sapta Marga Akmil Magelang.
 

Dikutip dari Sindonews.com, wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian itu dipimpin Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Jumat (31/10/2019).

Kebahagiaan Riri semakin bertambah dengan kehadiran kedua orang tuanya, Darmadi dan Devi Lestari, bersama kerabatnya. Riri pun tak kuasa menahan haru begitu bertemu dengan orang tuanya.

Riri mengaku hampir enam bulan tak bertemu keluarga. Karena itu, kedatangan orang tuanya bersama empat orang adiknya menjadi hari paling bahagia bagi Riri Darma Putri.

"Saya ingin membanggakan kedua orang tua, karena saya tahu bagaimana perjuangan mereka," katanya dalam pers rilis yang diterima, Jumat (1/11/2019).

Riri Darma Putri berhasil membuat kedua orang tuanya bangga. Dia tak henti-hentinya memeluk kedua orang tuanya dan memeluk adik-adiknya dengan wajah haru bercampur bangga.

"Tak bisa diucapkan dengan kata-kata bagaimana hari ini menjadi hari paling bahagia bagi saya dan keluarga," ucap Riri yang biasa disapa Ii.

Kebahagiaan juga terpancar jelas di wajah Darmadi dan istrinya, Devi Lestari. Lelah yang mendera mereka setelah menempuh perjalanan panjang dari Padang seketika berubah menjadi senyum bahagia dan air mata haru ketika Riri Darma Putri dipanggil ke tengah lapangan sebagai lulusan terbaik Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL).

Butuh perjuangan panjang bagi keluarga Darmadi untuk bisa menghadiri acara wisuda sang putri tercinta. Dengan menggunakan mobil dari seorang teman baik yang memiliki bisnis mobil rental, keluarga ini berangkat dari Padang, Sumatera Barat. Darmadi merangkap sebagai sopir tunggal, bersama empat orang adik-adik Riri.

"Saya terharu ketika suatu hari Riri bertanya, apakah ayah akan datang jika wisuda. Saya jawab saya akan datang padahal belum tahu bagaimana caranya," tutur Darmadi yang bekerja sebagai sopir truk ini.

"Saya masih seperti bermimpi. Bisa berdiri di sini dan menghadiri wisuda prajurit," ujar Darmadi dengan wajah bahagia bercampur haru.

Dari Padang, keluarga bersahaja ini berangkat pada 26 Oktober 2019. Mereka sempat mampir di Tangerang, di rumah saudara dekat untuk istirahat selama dua malam. Pada 30 Oktober 2019 pukul 11.00 WIB, mereka melanjutkan perjalanan ke Magelang.

"Apabila kami sudah sangat letih, di situ kami istirahat dan kami membawa sendiri peralatan memasak," kata istri Darmadi, Devi Lestari.

Menurut Devi, perjuangan anaknya untuk bisa masuk AAL tidak mudah. "Riri selalu berdoa. Setelah shalat, dia selalu bersujud dan berdoa lebih lama agar bisa masuk TNI. Alhamdulillah doa itu terkabul," ungkap sang Ibu.

Wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna 2019 dibuka oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan telah mewisuda 860 prajurit Bhayangkara Taruna yang telah selesai menjalani Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol Tahun 2019. (amm/sdn)