PEKANBARU – Dunia sudah semakin tua. Semakin hari semakin aneh saja ulah umat manusia, seperti yang dilakukan YR (48), warga Pasir Penyu, Indragiri Hulu, Riau yang tega menggarap darah dagingnya sendiri, sebut saja namanya Bunga (12 tahun).

Akibat ulahnya itu, "Apak Rutiang'' (sebutan untuk ikan yang memakan anaknya sendiri-red), itu ditangkap unit Reskrim Polsek Pasir Penyu, Selasa, 20 September 2022 pukul 02.00 WIB dini hari.

Pelaku ditangkap setelah kepala lingkungan setempat, Jumadi (65) melaporkan perbuatan bejat tersangka ke Polsek Pasir Penyu, beberapa jam sebelum tersangka diringkus.

Penangkapan ini juga telah dibenarkan oleh Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran.

"Benar, terjadi kasus pelecehan seksual dan persetubuhan terhadap anak bawah umur di Kecamatan Pasir Penyu. Pelaku sudah diamankan," kata PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran, Rabu (22/9/2022).

Awalnya, korban -sebut saja R (12) bercerita pada temannya tentang perbuatan bejat yang dilakukan ayah kandungnya berkali-kali. Peristiwa itu berulang sepanjang Juli 2022 lalu di rumahnya.

Korban terpaksa menceritakan pengalaman pahit itu pada temannya, sebab tidak ada lagi tempat korban mengadu. Sedangkan ibunya telah lama meninggalkan rumah dan bercerai dengan ayahnya.

"Karena kasihan, teman korban menceritakan kejadian yang dialami korban pada ibunya, DI (41). Tentu saja DI langsung emosi, kemudian DI melaporkan hal ini ke kepala lingkungan setempat," ungkapnya.

Hari itu juga, kepala lingkungan datang ke Polsek Pasir Penyu melaporkan perbuatan bejat tersangka pada anak kandungnya.

Setelah itu, unit Reskrim Polsek Pasir Penyu, atas perintah Kapolsek Pasir Penyu, Kompol Lassarus Sinaga memburu tersangka.

"Sekitar pukul 02.00 WIB, tersangka berhasil diringkus di rumahnya dan mengakui perbuatan tak senonoh itu. Selanjutnya, tersangka diamankan di Polsek Pasir Penyu," jelasnya. ***