JAKARTA - Ketua umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrullah, menyatakan duka yang mendalam atas berpulangnya dua teladan Korpri, Pak Progo Nurdjaman dan Pak Seman Widjojo.

Progo Nurdjaman, meninggal dunia pada hari Rabu (13/1/2021) di RS Bina Waluyo Jakarta. Duka disusul dengan berpulangnya Seman Widjojo yang tutup usia di RS Sragen, Jawa Tengah pada Kamis (14/1/2021).

"Keduanya teladan kami. Kedua orang ini bersahabat baik sejak mengabdi di Kementerian Dalam Negeri, terakhir menduduki jabatan sebagai eselon I. Pak Progo menjabat sebagai sekjen dan Pak Seman sebagai irjen," kata ketua umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrullah dalam rilis resmi Korpri, Jumat (15/1/2021).

Pengurus Korpri

Zudan mengisahkan, keduanya merupakan orang yang bertangan dingin dalam menangani dan menahkodai Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) periode tahun 2004 - 2009. Periode tersebut, merupakan era yang krusial pasca reformasi dimana Korpri di beberapa kementerian membubarkan diri ditandai dengan pelepasan baju seragam Korpri dan membakarnya di depan publik.

"Berkat jalinan komunikasi yang baik dan terus menerus sehingga pada saat itu Pak Progo sebagai ketua umum Korpri dan Pak Seman sebagai salah satu ketua, dapat meredam gejolak organisasi tersebut dan mampu membawa kapal Korpri menuju periode berikutnya dengan solid," tutur Zudan.

Karya Progo dan Seman, Zudan melanjutkan, antara lain; menjalankan roda organisasi secara konsisten; menghidupkan kembali PORNAS Korpri secara periodik; memulai program Korpri Peduli sebagai sarana membantu musibah-musibah yang berskala nasional.

"Kami sangat kehilangan figur pimpinan, mentor dan pamong yang mumpuni serta penuh keteladanan," ujar Zudan.

"Terima kasih Pak Progo, terima kasih Pak Seman. Inisiatif dan kepemimpinanmu menjadi teladan bagi kami yang akan kami lanjutkan di masa mendatang," pungkas Zudan.***