SELATPANJANG - Debat kandidat peserta Pilkada Kepulauan Meranti tahun 2020 di Ballroom Grand Meranti Hotel, Senin (24/11/2020) malam berlangsung seru.

Debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti ini dipenuhi adu argumen empat pasangan calon (Paslon) peserta pilkada dari umur urut satu hingga nomor urut empat. Dengan penerapan protokol kesehatan,  debat berlangsung seru dengan dibagi empat segmen.

Segmen pertama masing masing pasangan calon memaparkan visi dan misi mereka selama tiga menit, kemudian dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan yang diberikan moderator Michiko Frizdew.

Acara semakin seru karena para kandidat diberikan kesempatan tanya jawab untuk saling adu argumen dan program yang mereka siapkan jika nanti terpilih menjadi pemimpin di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Meskipun saling beradu program dan argumen debat kandidat berlangsung aman dan lancar‎ hingga akhir kegiatan. 

Pada segmen pemaparan visi misi paslon nomor urut 1 yakni H Adil dan H Asmar membawa visi dan misi mewujudkan Meranti maju dan bermartabat serta membangun infrastruktur yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai dari desa Kecamatan hingga Kabupaten.

Untuk mewujudkan visi ini, mereka memiliki misi dan program yang akan dilaksanakan di aspek perekonomian, Kesehatan dan infrastruktur.

H Adil memaparkan pembangunan dimulai dari desa dengan alasan karena selama ini desa kurang mendapatkan perhatian sama sekali dari pemerintah daerah, sementara itu jalan-jalan di desa sebanyak 70 persen tergolong rusak berat.

Selanjutnya program yang dicanangkan adalah Meranti Maju, dimana masyarakat wajib sarjana S1 bahkan  sarjana S2 serta S3 bagi yang berprestasi. Kemudian program Meranti Cerdas mengakomodir kebutuhan siswa mulai dari TK, SD dan SMP dengan menggratiskan semua peralatan ketika masuk sekolah bahkan setiap anak SD dan SMP akan diberikan sepeda. Terhadap kesejahteraan guru agama dan honor guru komite di sekolah SD dan SMP akan diangkat menjadi honorer kabupaten dengan gaji Rp2 juta perbulan.

Program Meranti Cerdas, setiap anak-anak Meranti yang beragama Islam wajib membaca Alquran dan setiap guru mengaji di mesjid dan mushola diberikan honor uang Rp10 sampai Rp15 juta pertahun.

Untuk bidang kesehatan, masyarakat cukup berobat dengan menggunakan KTP dan gratis serta tidak perlu menggunakan BPJS. Selanjutnya menciptakan 9.500 usahawan bagi masyarakat yang miskin dan tidak mempunyai pekerjaan dan warga yang miskin akan diberikan PKH dan bantuan langsung tunai sebanyak 20.000 orang. 

Selanjutnya, pasangan nomor urut 2 Hery Saputra dan Muhammad Khozin memiliki visi Berseri yakni bersih sejahtera dan religius.

Untuk mencapai visi ada beberapa misi yang akan dilakukan dengan sejumlah program yang disiapkan diantaranya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik akuntabel dan berjalannya reformasi birokrasi bersih melalui program Sapa Warga. Kemudian sejahtera, dimana rakyat tidak boleh lapar dan rakyat harus sehat serta rakyat harus pintar.

Selanjutnya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui potensi lokal, meningkatkan kesejahteraan nelayan sebanyak 3.190 nelayan dengan membangun Tempat Penampungan Ikan (TPI).

Program Sejahtera Desa yakni One Village One Product dengan membangun sebuah produk dan dipasarkan dengan berbasis digital, kemudian Sejahtera Milenial yakni dengan memprogramkan potensi daerah yang berskala nasional dan event tahunan untuk kaum milenial baik itu bidang olahraga maupun bidang-bidang kreatif lainnya.

Selanjutnya Sejahtera Tenaga Kerja dengan mempertahankan tenaga honorer yang bekerja di pemerintah dan akan melakukan peningkatan UMKM dan life skill bagi masyarakat masyarakat lainnya. Program Sejahtera Lingkungan yakni akan membangun Ruang Terbuka Hijau di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti 

Program Madrasah Bangkit yakni dengan memberikan bantuan terhadap 2 861 guru madrasah juga guru mengaji, memberikan bantuan dengan memastikan kenyamanan bagi rumah ibadah, dimana terdapat 251 masjid 296 mushola ada 10 gereja dan 52 vihara. Selanjutnya yang belum layak akan diberikan bantuan keuangan.

Sementara itu, Paslon nomor urut 3 Mahmuzin Taher dan Nuriman Khair mengusung visi Menebas yakni menuju negeri bahari sejahtera.

Programnya yakni membangun Kepulauan Meranti menjadi kabupaten Mandiri madani dan berwawasan lingkungan dengan mengoptimalkan konektivitas jalur maritim sebagai sarana penunjang utama dalam membangun pilar ekonomi sehingga dapat membawa Meranti menjadi sebuah poros ekonomi baru di timur Provinsi Riau yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Meranti.

Misinya yakni mengoptimalkan peran APBD untuk indeks pembangunan manusia (IPM) serta pembangunan infrastruktur berbasis peningkatan pelayanan masyarakat yang dikelola secara transparan.

Selanjutnya membangun kedaulatan akses melalui jalur maritim terutama akses niaga berupa sarana dan sistem transportasi melalui rantai distribusi logistik berbasis pelayanan umum dengan mengedepankan efisiensi biaya dan waktu yang bisa diakses oleh bagi seluruh lapisan masyarakat yang ada di Meranti.

Selanjutnya menjadikan Kabupaten Meranti sebagai Kota dagang dan transit yang memiliki multiplier effect terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Meranti tempat menyiapkan SDM tangguh yang berdaya saing dan siap pakai terutama dalam menyongsong ekonomi Meranti dalam upaya Meranti Menebas yang siap melakukan penetrasi di pasar global salah satunya dengan membuka pendidikan vokasi di sektor dunia maritim dan logistik yang dimulai dari tingkatan SMK.

Membangun sistem ketahanan pangan dalam upaya menekan living cost atau biaya hidup secara berkesinambungan kemudian membuka lapangan pekerjaan dengan optimalisasi sinergi antara pemerintah melalui swastanisasi dan UMKM Kabupaten. Mensejahterakan tenaga honorer termasuk honorer daerah honor komite sekolah guru agama dan honor madrasah.

Paslon nomor urut 4 juga tidak mau kalah dengan paslon lainnya. Dalam debat ini mereka menyampaikan visi yang mereka usung yakni 'Bersabar' menjadikan negeri yang maju sejahtera dan berkeadilan sedangkan yang menjadi misinya adalah 'Bersinar' yakni bersih, disiplin, aman dan sejahtera.

Bersih yang dimaksudkan yakni bersih niat untuk jadi Bupati Meranti tidak akan korupsi kolusi nepotisme dan tidak akan memperkaya diri, keluarga dan golongan lainnya. Selanjutnya Disiplin, dimana pasangan ini akan menunjukkan sikap sebagai pemimpin disiplin baik disiplin dalam bekerja dan kepada segenap aparat yang ada. Aman diartikan sebagai akan menjaga keamanan antara golongan, kelompok, suku dan agama agar hidup rukun. 

Selanjutnya sejahtera yang dimaksudkan adalah terbangunnya sarana dan prasarana terutama jalan pelabuhan, jembatan, air bersih, listrik dan sarana pemerintahan lainnya.

Selanjutnya lagi adalah terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat. Dimana Dikatakan saat ini masyarakat Kepulauan Meranti menunggu kebijakan untuk membuka lapangan kerja. Selanjutnya pemberdayaan ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Debat ini di siarkan secara live di televisi lokal, facebook KPU Kepulauan Meranti dan akun youtube KPU Kepulauan Meranti.***