RENGAT - Sebelum menjalankan tugas untuk mengumpulkan data terkait penyusunan dan penganggaran program kegiatan di masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Pemkab Inhu gelar entry brifing bersama Tim BPK (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Riau.
Bertempat di ruang Rapat Kantor Bupati Inhu Lantai 4, Senin (6/2/2017). Entry brifing tersebut dipimpin Plt Sekda Inhu H Hendrizal dan diikuti para kepala dinas, kantor, badan serta camat se Inhu.
Tidak itu saja, dalam acara itu juga diikutsertakan para petugas pelaksana kegiatan termasuk bendahara pengeluaran dan barang di masing-masing OPD. Baik pejabat yang lama maupun yang baru.
Sementara, entry brifing tersebut diikuti empat anggota tim BPK Riau. Yaitu, Yudi selaku ketua tim rombongan, Jamal, Asmarani dan Dewi selaku anggota tim.
"Pertemuan ini adalah awal sebelum nantinya dalam tigapuluh hari kedepan (6-7/3/2017), tim BPK akan menjalankan tugas untuk mengumpulkan data terkait penyusunan dan penganggaran program kegiatan di masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemkab Inhu," ujar, Yudi selaku Ketua Tim BPK Riau.
Beberapa focus dalam pengumpulan data awal yang akan dilakukan tim BPKP diantaranya, terkait dengan peran pengurus barang terhadap laporan data aset, sinkronisasi antara penyusunan dan laporan program kegiatan dengan Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Inhu, serta laporan data proses perpindahan pegawai dan aset terkait pengalihan kewenangan sejumlah SKPD ke provinsi.
"Saya harapkan, khususnya kepada pejabat pengelola yang lama dan yang baru dapat saling berkoordinasi agar perencanaan penyusunan dan laporan program kegiatan di masing-masing OPD berjalan baik," tegas Yudi.
Sementara itu, Kepala Bappeda Inhu Junaidi Rahmat menyebutkan bahwa, sejauh ini Pemkab Inhu melalui tim yang dibentuk, telah melakukan pengawalan dan pendampingan terhadap penyusunan program kegiatan untuk kemudian secara berkala dievaluasi oleh Pemerintah provinsi.
"Meski sejauh ini konsistensi penyusunan program tersebut dinilai cukup bagus, namun tentu saja masih belum sempurna dan masih ada yang perlu diperbaiki," sebut Junaidi.
Untuk itu sambungnya, dengan kehadiran tim BPK ini diharapkan dapat memberikan masukan sekaligus bimbingan kepada seluruh pejabat pengelola keuangan dan barang disetiap OPD dalam upaya mewujudkan penyusunan program kegiatan.
"Jika kita mendapat bimbingan dari tim BPK, saya yakin Inhu bisa menjadi lebih baik lagi dan akan sempurna," tegasya.(Rls)#Ingin Tahu Berita INHU Selengkapnya, Klik Disini
 Â

