JAKARTA - Sebanyak 53 orang dilaporkan tewas menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang menghantam Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Timbulnya banyak korban jiwa dan kerusakan fisik mendorong Presiden Iran, Masoud Pezeshkian untuk menyampaikan belasungkawa resmi dan menawarkan bantuan kepada pemerintah Indonesia.

Berdasarkan pembaruan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (16/8/2026), korban tewas tersebar di enam wilayah. Rinciannya, 25 orang di Manggarai, 20 orang di Manggarai Timur, empat di Sikka, dua di Ende, dan masing-masing satu korban di Manggarai Barat serta Nagekeo. Saat ini, 105 orang lainnya tengah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.

Merespons tragedi tersebut, pemimpin Iran mengirimkan pesan khusus kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menyatakan kesediaan negaranya mengirimkan pasokan medis dan bantuan kemanusiaan ke lokasi bencana.

"Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang mendalam kepada Yang Mulia, pemerintah, dan rakyat Indonesia yang bersahabat, terutama kepada keluarga yang berduka dan masyarakat yang terdampak," urainya menurut laporan kantor berita IRNA.

Ia berharap agar penyintas diberi ketabahan dan wilayah terdampak bisa cepat pulih. "Dalam situasi sulit ini, kami siap memberikan bantuan kemanusiaan dan medis. Saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar memberikan rahmat dan ampunan kepada para korban, kesembuhan segera bagi mereka yang terluka, serta kesabaran dan ketabahan bagi para penyintas," pungkasnya.***