SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi beberapa waktu lalu meninjau langsung kondisi jalan di Desa Mekong Kecamatan Tebingtinggi Barat, Riau. Karena kondisinya memang sangat parah, maka jalan itu akan diperbaiki (ditingkatkan, red) pada tahun ini.
Informasi tersebut sebagaimana disampaikan Kadis PU Kepulauan Meranti Ardhahni. Kata Ardhahni, sesuai arahan Bupati Kepulauan Meranti, tahun ini jalan yang rusak parah diprioritaskan penanganannya. "Intinya seperti itu, yang paling utama ditangani itu jalan-jalan yang rusak parah," kata Ardhahni.
Ketika disinggung tentang kondisi jalan di Desa Mekong yang dilewati H Irwan dengan berkendaraan sepeda motor beberapa waktu lalu, kata Ardhahni lagi, itu menjadi salah satu yang akan diperbaiki tahun ini. Ardhahni mengaku, kondisi jalan di Desa Mekong sangat tidak bagus. "Jalan di Desa Mekong itu rusak parah, kalau orang hamil melintasi bisa melahirkan," ujar Ardhahni menggambarkan bagaimana hancurnya jalan penghubung antar desa itu.
Ditambahkan Ardhahni, untuk tahun ini, jalan yang rusak parah di Desa Mekong itu akan ditingkatkan dengan sistem pengerasan. Untuk kedepan, tambah Ardhahni pula, Jalan di Desa Mekong itu tidak akan diaspal, karena dengan kondisi tahan lebih cocok jalan itu dihotmix. "Kalau tanah seperti itu tidak bagus harus hotmix. Tapi, untuk tahun ini pengerasan dulu, untuk mengatasi masalah yang sekarang," kata Ardhahni lagi.
"Tujuan pembangunan itukan untuk mengatasi masalah," tambahnya.
Sekedar informasi, Jalan Mekong yang rusak parah itu merupakan dana Aspirasi dari salah seorang Anggota Legislatif Provinsi Riau. Dibangun sekitar tahun 2012 lalu. Menurut beberapa warga, jalan itu hanya bertahan sekitar 4 bulan saja.
Setelah itu, jalan yang diduga kurang semen dan tidak dilapisi aspal dan pasir itu menjadi rusak. Batu-batu runcing bermunculan di sepanjang jalan yang hampir lebih kurang 1 KM menuju Pelabuhan Kempang Mekong-Semukut. ***


