SELATPANJANG, GORIAU.COM - Komunitas Seni Muda Bernas (Kemas) asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Senin (11/8/2014) malam menampilkan musik komposisi berjudul jihad, dan kabaret yang berjudul Panglima Hitam. Penampilan yang dikemas dengan unsur humornya mampu menghibur dan membuat tawa ribuan masyarakat yang hadir malam itu.


Kabaret Panglima Hitam ini menceritakan tentang perjalanan kisah Panglima Hitam yang melawan penjajah (Belanda) waktu itu.
Yang menarik dari penampilan ini adalah penggunaan bahasa yang sedang membooming meski cerita ini sebenarnya jauh sebelum Indonesia merdeka. Beberapa istilah itu seperti istilah 'follow twitter', kamseupay, dan lain-lain.
Penampilan oleh anak-anak muda Meranti itu sangat menghibur masyarakat yang sedari sore memadati tepian Sungai Bokor Meranti.
Pembina Kemas Meranti, Berty Asmara, ketika ditemui usai penampilan mengaku sangat puas. Ia memberikan apresiasi kepada anak didiknya itu.
"Sangat puas melihat penampilan Kemas pada pembukaan Bokor Riviera. Meski demikian saya menekankan agar mereka terus berlatih keras agar mampu memberikan penampilan yang lebih maksimal kedepannya," ungkap Berty.(zal)