BENGKALIS, GORIAU.COM - Menata kawasan kumuh perkotaan, Pemkab Bengkalis melalui Dinas Tata Kota dan Pemukiman sudah menyiapkan berbaia dokumen untuk persiapan perencanaan yang pendanaannya dibiyai pemerintah pusat atau melalui APBN.

Kepala Dinas Tata Kota dan Pemukiman, Emri Juli Harnis, baru-baru ini menyebutkan, untuk perencanaan awalnya, kawasan kumuh perkotaan yang akan ditata adalah di pulau Bengkalis, namun setelah melalui kajian, akhirnya prioritas utama penataan diarahkan ke Mandau, setelah itu baru pulau  Bengkalis.

Menurut Emri, dalam penataan kawasan kumuh perkotaan dititikberatkan pada penataan kawasan pemukiman dan insfrastruktur  ataupun prasarana dasar seperti sanitasi, drainase maupun jalan lingkungan.

''Walau nantinya proyek ini akan dibiayai pemerintah pusat, Pemkab Bengkalis  juga punya program sendiri dalam penataan di kawasan kumuh perkotaan. Seperti  yang sudah dilakukan di kawasan Cikmasayu berupa penataan jalan lingkungan. Ya setidaknya dengan program yang kita lakukan it, setidaknya pemerintah pusat dapat melihat keseriusan kita dalam penataan lingkingan kumuh ini," ujar Emri sembari menjelaskan jika di Riau hanya dua kabupaten/kota yang mendapat program pentaan kawasan kumuh ini melalui APBN.

Ada beberapa kawasan yang jadi perhatian untuk ditata, seperti kawasan nelayan tradisional, kawasan tradisional bersejarah, kawasan pasafr perkotaan dan kawasan baru kumuh. Dalam penataan kawasan ini, yang jadi fokus adalah masalah sanitasi.jfk