PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto melepas peserta Riau Bhayangkara Run 2026 di kawasan depan Kantor Polda Riau, Minggu (19/7/2026). Kegiatan olahraga yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2026 ini membawa agenda khusus dengan mengusung tema 'Riau Melawan Karhutla' untuk menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pengelolaan lingkungan.

Ajang lari jarak jauh ini dirancang bukan sekadar sebagai rutinitas kebugaran fisik, melainkan bentuk investasi kesehatan jangka panjang sekaligus sarana memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat. Pemilihan tema lingkungan tersebut sejalan dengan upaya mitigasi serta manajemen risiko terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan yang kerap melanda wilayah Provinsi Riau.

"Tema 'Riau Melawan Karhutla' menjadi bukti nyata komitmen dan semangat kita bersama dalam mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau," ujar Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Penanganan lingkungan di Riau memerlukan intervensi kolaboratif dari berbagai instansi. Terkait hal tersebut, SF Hariyanto memberikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, tentara, dunia usaha, hingga warga sipil dalam menjaga stabilitas kawasan.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau beserta seluruh jajaran, panitia, dan semua pihak yang telah menyukseskan rangkaian Hari Bhayangkara Tahun 2026. Semoga kebersamaan dan sinergi ini terus terjaga demi mewujudkan Riau yang aman, nyaman, serta bebas dari bencana karhutla," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menjelaskan bahwa agenda olahraga ini merupakan bentuk pendekatan humanis kepolisian kepada warga. Ia menyebut ruang kebersamaan ini dapat memperkuat hubungan harmonis antarlembaga dan masyarakat sipil di lapangan.

"Kami ingin Hari Bhayangkara dirasakan sebagai perayaan seluruh masyarakat. Melalui Riau Bhayangkara Run, kami mengajak semua kalangan menikmati olahraga bersama sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat," terangnya.

Menurut Herry, keberhasilan kegiatan ini ditopang oleh dukungan komunitas lari, relawan, serta entitas bisnis di daerah. Ia pun berpesan agar solidaritas yang terbangun melalui kegiatan fisik ini dapat diterapkan langsung dalam tindakan nyata menjaga kelestarian alam.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersama-sama menjaga alam dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat, kami optimistis Riau dapat tetap aman, hijau, serta terbebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya. ***