LHOKSEUMAWE - Untuk mendatangkan Ustaz Abdul Somad atau UAS untuk mengisi acara pengajian, tablig akbar maupun menjadi narasumber memang tidak mudah.

Bukan karena UAS akan menolak tawaran atau undangan, namun lebih karena faktor padatnya jadwal syiar ulama asal Riau yang sempat ditawari menjadi Cawapres Prabowo itu.

Hal ini jugalah yang dialami Muklis Azhar, Anggota DPRA Kota Lhokseumawe yang tahun 2019 mendatang akan maju kembali melalui partai Gerindra.

Kepada GoNews.co, Muklis Azhar yang terkenal juga sebagai pengusaha restoran ternama yakni "Ayam Penyet Pak Ulis", menceritakan kesuilitannya saat berjuang menundang UAS untuk tablig Akbar di tiga lokasi di Aceh.

Ads
"Sudah lama saya hubungi beliau, waktu itu saya sms. Ustaz tolong beri saya jadwal supaya bisa mengundang ustaz," ujar Pak Ulis, Senin (20/8/2018) di Lhokseumawe.

Kemudian kata Pak Ulis, UAS pun waktu itu memberikan jadwal pada hari Minggu 19 Agustus 2018. "Itu sudah setahun lalu saya minta beliau datang. Dan Alhamdulillah kemarin bisa hadir," tandasnya.

Kesulitan lainya kata pak Ulis, dalam tablig akbar di Lhokseumawe dan Aceh Utara, pihaknya juga bukan mengundang UAS sendirian. Tapi sekaligus menduetkanya dengan Syekh Abdul Rasyid dalam satu panggung.

"Keduanya jadwalnya sangat padat. Bahkan sebelum ke Aceh, beliau berdua baru saja mengisi Tablig akbar di Kalimantan," tandasnya.

Menurut pak Ulis, kegiatan tausiah ini telah lama juga sudah dinanti-nanti warga Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

"Namun baru kemarin (minggu-red) pada tanggal 19 Agustus 2018 UAS baru punya waktu untuk berada ditengah-tengah kita. Alhamdulillah, niat saya sudah sampai, untuk menduetkan UAS dan Syekh Abdul Rasyid dalam satu panggung untuk mengisi Tausiah Akbar," ujarnya.

Harapanya ke depan, masyarakat Lhokseumawe dan sekitarnya bisa menyerap ilmu sekaligus menjadikan ke dua Ustaz tersebut sebagai inspirasi sekaligus menjadi pemersatu umat islam. ***