PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski sempat menjadi tarik ulur, rencana pembangunan Embarkasi Haji di Provinsi Riau akhirnya diputuskan akan dibangun. Pembangunan sendiri sudah masuk dalam program Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan dimulai tahun 2016.


Tahap awal, akan dikucurkan anggaran sebesar Rp250 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN). Pembangunan sendiri dengan memanfaatkan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru yang ada saat ini.


Dimana pembangunan difokuskan pada perpanjangan landasan. Saat ini, landasan SSK II sudah berada di jalur 2.500 meter. Dan berdasarkan perkembangannya, juga telah dilakukan perpanjangan hingga 2.700 meter.


Sementara untuk pembangunan Embarkasi Haji, runway (landasan) minimal sepanjang 3.000 meter (3 Kilometer). "Diprediksi akan selesai jelang 2020 sesuai dengan RPJMN," ujar Asisten II Setdaprov Riau, Masperi, Rabu (20/8/2015) di Pekanbaru.


"Untuk angkanya, seberapa besar bantuan itu akan dikucurkan masih fluktuasi. Artinya kami belum bisa memastikan berapa besarannya. Sebab bisa saja berubah sewaktu-waktu. Tergantung pada kebutuhan," lanjut Masperi.


"Karena prosesnya juga lamakan. Bandaranya harus diperpanjang lagi. Fasiltas-fasilitas pendukung lainnya harus dilengkapi, masih banyak urutan lain yang harus dilakukan. Tidak hanya membangun embarkasinya saja," sambungnya.


Dengan adanya embarkasi haji, artinya Provinsi Riau sudah bisa langsung memberangkatkan jamaah haji ke tanah suci. Selama ini, keberangkatan calon jemaah haji asal Riau masuk dalam embarkasi Batam, Kepulauan Riau.***