SELATPANJANG - Entah apa masalahnya, baliho ucapan hari jadi ke-7 Kabupaten Kepulauan Meranti dari Kapolres AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi dirusak oleh manusia jahil. Padahal, posisi baliho ini tidaklah mengganggu lalu lintas maupun aktivitas warga masyarakat.
Pantauan GoRiau Senin (21/12/2015), Baliho dari kapolres ini terpasang di tanah kosong dekat Jalan Banglas Selatpanjang.
Terlihat mantan Abang Jakarta tahun 1991 itu berfoto bersama istrinya. Dalam baliho itu, selain mengucapkan hari jadi ke Kepulauan Meranti, Pandra juga mengajak seluruh masyarakat Kota Sagu untuk sama-sama menjaga Kamtibmas.
Baliho yang tidak mengganggu aktivias jalan raya itu terlihat robek seperti disayat benda tajam. Robeknya tepat di foto kapolres dan istri.
Sebelumnya, pada peringatan hari jadi ke-7 Kota Sagu, banyak pihak memasang baliho, spanduk, maupun papan bunga. Kapolres terlihat memasang baliho di beberapa titik pada HUT Kota Sagu tanggal 19 Desember lalu.
Pengrusakan baliho bukan pertama terjadi di Kepulauan Meranti. Banyak baliho-baliho yang terpasang di beberapa tempat sering dirusak oleh manusia-manusia iseng. ***


