PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan kembali mengintai kawasan daratan dan pesisir Provinsi Riau. Ratusan titik panas kini bermunculan secara merata di sepuluh wilayah kabupaten dan kota.
Berdasarkan pembaruan data satelit hingga Minggu (6/9/2026) malam pukul 23.00 WIB, grafik kemunculan titik api menunjukkan lonjakan yang signifikan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi dominasi titik panas berada di kawasan selatan dan pesisir timur.
Sebaran Ratusan Titik Panas di Riau
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Indah DN mengungkapkan terdapat 176 titik panas (hotspot) yang menyala secara khusus di daratan Bumi Lancang Kuning.
Berikut adalah rincian sebaran titik panas di sepuluh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau:
- Indragiri Hulu: 69 titik
- Bengkalis: 26 titik
- Indragiri Hilir: 21 titik
- Kota Dumai: 20 titik
- Pelalawan: 12 titik
- Siak: 12 titik
- Kepulauan Meranti: 8 titik
- Kuantan Singingi: 4 titik
- Rokan Hilir: 2 titik
- Rokan Hulu: 2 titik
Sumatera Selatan Terbanyak di Sumatera
Lonjakan kemunculan titik api ini tidak hanya terkonsentrasi di Provinsi Riau, melainkan mengepung hampir seluruh kawasan Pulau Sumatera. Total titik panas yang terdeteksi di pulau ini menembus ribuan angka.
"Total titik panas wilayah Sumatera mencapai 2.395 titik. Provinsi Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan kemunculan tertinggi," rincinya.
Berikut daftar urutan provinsi penyumbang titik panas terbanyak di daratan Sumatera saat ini:
- Sumatera Selatan: 1.493 titik
- Jambi: 285 titik
- Kepulauan Bangka Belitung: 215 titik
- Riau: 176 titik
- Lampung: 145 titik
- Kepulauan Riau: 30 titik
- Sumatera Utara: 28 titik
- Sumatera Barat: 14 titik
- Aceh: 5 titik
- Bengkulu: 4 titik


