PEKANBARU - – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Riau bekerja sama dengan Cek Fakta, Google News Initiative, menggelar pelatihan literasi berita untuk publik.

Pelatihan bertema ''Melawan Mis dan Disinformasi'' itu diikuti dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Riau serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) 12 kabupaten/kota dan stake holder terkait lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau ini berlangsung tanggal 24-25 September 2022.

''Pelatihan ini sangat penting dan berguna bagi para dosen, mahasiswa, dan para stake holder yang kita undang, agar bisa mengoreksi atau mengkritisi informasi di media massa,'' ungkap Ketua AMSI Riau, Ahmad Suudi, Jumat (23/9/2022).

Pria yang akrab disapa Amek ini mengatakan, kegiatan pelatihan literasi media (bews literacy training) untuk publik tersebut sebagai upaya memperkuat pengetahuan dan keterampilan publik mengatasi mis/disinformasi di media massa maupun media sosial.

''Penyebaran informasi di media sosial sangat luar biasa, terutama jelang tahun politik. Jadi, training ini menjadi penting untuk menangkal informasi hoaks, misinformasi dan disinformasi, dimana mahasiswa, kampus jadi sasarannya. Diskominfo harus ikut membantu menangkal ini,'' papar Amek.

Lebih jauh dijelaskan Amek, pemerintah daerah dan mahasiswa, harus memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang literasi media.

''Harus bisa membedakan informasi yang benar dan mana yan keliru. Mahasiswa, kampus dan humas atau kominfo harus memahami konteks ini dulu,'' tegasnya

Apalagi saat ini kata Amek, informasi di media sosial sulit untuk dibendung. Terutama oleh masyarakat pengguna yang jumlahnya cukup besar.

''Karena itulah, AMSI Riau sangat berkomitmen untuk turut memberantas, mengurangi, mengantisipasi penyebaran informasi yang salah atau misinformasi dan disinformasi,'' jelasnya.

Selama dua hari, para peserta mendapat pelatihan dari dua trainer nasional berpengalaman yakni Arsito Hidayatullah alumni S2 komunikasi Australia dari Suara.com dan Rini Yustiningsing, Pemimpin Redaksi Harian Solo Pos.***rls