GUNUNG TOAR - Jumlah lahan karet yang sudah tua dan rusak di Provinsi Riau mencapai seluas 87.715 hektare. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berkomitmen untuk menganggarkan program peremajaan karet sejak tahun 2009 hingga 2017. Totalnya sudah seluas 6.414 hektare kebun karet rakyat yang diremajakan.

Demikian disampaikan Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman dalam kegiatan tanam perdana karet pada Gerakan Tanaman Serentak Bibit Karet di Desa Toar Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (28/8/2017).

Pada kesempatan ini, penanaman bibit karet di Desa Toar Kuansing merupakan bantuan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau. Bantuan tersebut berupa bibit karet untuk 280 KK di Kecamatan Gunung Toar dengan lahan yang siap ditanami ada 100 hektare.

Bantuan yang diberikan bukan hanya bibit tapi dilengkapi dengan pupuk, pestisida dan perlengkapan pertanian lainnya seperti alat transportasi alat angkut roda tiga dan handtraktor.

Dalam kesempatan ini juga, masyarakat menginginkan tangan dingin Gubernur Riau untuk memulai tanam serentak bibit karet tersebut.

Gubri, H Arsyadjuliandi Rachman pun berharap bantuan bibit karet ini bisa meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat yang ada di Kuansing.

"Semoga dapat meningkatkan produktivitas hasil karet dan pendapatan masyarakat bertambah," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuansing, Abdul Halim mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemprov Riau atas bantuan bibit karet dan tanam serentak tersebut.

"Terima kasih pak gubernur, ini sangat bermanfaat," ucapnya. (adv)