PEKANBARU, GORIAU.COM - 'Innalillahi wainna ilaihi rojiun'. Sempat diduga menjadi korban tragedi terinjak-injak di Mina, seorang jamaah haji Riau asal Rumbai, Pekanbaru dipastikan meninggal karena kelelahan seusai melontar jumrah di Mina pada 10 Dzulhijjah lalu.


Demikian disampaikan oleh, Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru Edwar S Umar kepada GoRiau.com, Selasa (29/9/2015).


"Warnita Habib Basa jamaah asal Rumbai, nomor paspor B0822105 kloter 4 embarkasi Batam (BTH) meninggal akibat kelelahan usai melontar jumrah. Bukan karena tragedi terinjak-injak di Mina," jelasnya.


Kronologisnya, Warnita pingsan usai melontar jumrah bersama suaminya di Mina pada tanggal 10 Dzulhijjah 1436 H, Kamis (24/9/2015) lalu. Mereka berangkat berjalan kaki dari Maktab (pemondokan) 62 menuju tempat melontar jumrah yang berjarak sekitar 3 km.


Waktu itu Warnita tiba-tiba pingsan usai melontar jumrah dan segera dibawa ke Pusat Kesehatan (Health Center) 17 di Mina yang jaraknya sekitar 3,5 km dari Makkah oleh sejumlah jamaah Arab didampingi suaminya.


Karena tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruang perawatan, Suami Warnita diantar petugas berkebangsaan Arab kembali ke pemondokannya. Sesampainya di pemondokan, Suami Warnita melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kloter. Setelah ditindaklanjuti diketahui bahwa Warnita meninggal dunia.


"Senin pagi (28/9/2015) kemarin kami sudah mendapat informasi resmi yang mengabarkan Ibu Warnita Habib Basa meninggal dan dipatikan bukan karena insiden di Mina," tutup Edwar S Umar.***