PEKANBARU - Pulau Rupat menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia. Terletak dibelahan Selat Malaka, di Kabupaten Bengkalis, pulau ini menyimpan mutiara masa depan bagi dunia kepariwisataan di Indonesia.

Keindahan pasir putih dan panorama yang asri membuat pantai yang terletak di Kecamatan Rupat Utara ini selalu ramai dikunjungi. Satu hal yang menarik dari pantai ini adalah letaknya yang berhadapan langsung dengan Malaysia. Sehingga dari bibir pantai pengunjung dapat melihat wilayah Tanjung Rusa di Port Dickson Malaka.

Kondisi pasir putih yang datar dan panjang mencapai 13 kilometer memang membuat tempat ini cocok dijadikan tempat berjemur. Tidak hanya itu, pantai ini juga memiliki air yang jernih dan ombak yang landai sehingga sangat memungkinkan untuk berenang, menyelam dan olahraga air lainnya.

Pemandangan pulau-pulau sekitarnya, seperti Pulau Ketam, Pulau Mentete dan Pulau Baru dengan latar hutan pinus yang tertata rapi, menambah daya eksotik kawasan pantai ini. Pemandangan ini semakin indah pada malam dengan kerlap-kerlip lampu dari negeri tetangga.

Ads
Di pantai ini juga pengunjung dapat melihat kapal-kapal besar wira-wiri baik dari kapal nasional maupun internasional. Hal ini karena didukung oleh kedalaman laut yang mencapai 30 meter.

Di pantai ini juga sering digelar berbagai kegiatan untuk menarik minat pengunjung. Salah satunya adalah mandi syafar yang dilaksanakan setiap minggu keempat pada bulan syafar.

Ritual ini merupakan merupakan hari pertemuan bujang dan dara ditandai dengan digelarnya Joget Lambak atau sering disebut Serampang Laut. Dalam joget ini, bujang dan dara saling perpandangan dan berbalas pantun dengan harapan bisa bertemu jodohnya.

Sementara itu akses menuju ke sana juga sudah cukup mudah karena didukung oleh transportasi yang memadai. Anda bisa mengaksesnya dari Kota Dumai menggunakan motor boat dengan jarak tempuh perjalanan sekitar dua jam.

Sesampainya di Pulau Rupat, terdapat dua pilihan, langsung ke Teluk Ruh dengan pesona pasir putihnya atau ke Pelabuhan Tanjung Medang, satu-satunya pelabuhan sekaligus pintu masuk utama ke kawasan tersebut.

Bila memilih ke Teluk Ruh, pengunjung harus turun di tengah laut, dijemput dengan sampan atau berjalan menuju pantai dengan ketinggian air sepinggang. Jarak dari Teluk Rhu menuju Tanjung Medang ditempuh selama sekitar 15 (lima belas) menit dengan menyewa motor atau ojek.

Perhatian pemerintah terhadap wisata yang satu ini memang harus ditingkatkan lagi. Selain itu, pemerintah harus gencar melakukan promosi. Pasalnya banyak warga Riau sendiri yang memilih wisata ke luar daerah karena tidak mengetahui ada pantai indah di provinsi ini.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau Fahmizal, Pantai Rupat salah satu dari berbagai keindahan alam di Provinsi Riau. Dia yakin suatu saat nanti Riau menjadi tujuan utama pariwisata di Indonesia.

"Selama ini masyarakat luas kurang mengatahui akan keindahan alam di Riau. Oleh karena itu, kami terus melakukan promosi," sampainya.

Keistimewaan alam pariwsata di Riau, kata Fahmizal, juga didukung oleh budaya yang tinggi, sehingga memiliki makna yang tak ternilai harganya, dibanding banyak daerah lainnya di Indonesia. ***