SELATPANJANG - Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Desa Sei Gayung Kiri Kecamatan Rangsang Kepulauan Meranti, Riau, semakin parah. Satu kendaraan bermotor sudah terbakar ketika terjebak di lokasi Karlahut.

Informasi ini sebagaimana disampaikan Muhayar, salah seorang anggota Satpol PP Kecamatan Rangsang.

Menurut Muhayar, warga Gayung Kiri yang merupakan perangkat desa (nama belum diketahui, red) pada Rabu (23/3/2016) sedang mengambil minyak bensin. Minyak ini untuk menghidupkan mesin pompa pemadam kebakaran yang sudah kehabisan BBM.

Saat membawa minyak bensin dalam jerigen besar itu, warga Gayung Kiri ini terjebak di lokasi Karlahut. Jalan yang seharusnya dilewati sudah terbakar di kiri kanannya. Asap mengepul tebal membuat korban tak berani melanjutkan perjalanan.

"Asap tebal, dia takut melintasi. Karena api sudah dekat, sepeda motor tak bisa lagi dibelok arah. Akhirnya, Ia hanya menyelamatkan bensin yang dibawa, sementara sepeda motornya terbakar," kata Muhayar kepada GoRiau.

"Kalau tak salah dia itu perangkat Desa Sei Gayung Kiri," tambah Muhayar.

Terkait kebakaran di Sei Gayung Kiri, hingga Rabu siang ini, kata Muhayar pula, sudah lebih 100 hektar lahan dan hutan dilalap api. Pemadaman terus saja dilakukan.

Pihak perusahaan dibantu masyarakat, Satpol PP, anggota BPBD Meranti, TNI Polri sudah membuat kolam besar (embung) untuk sumber air.

"Kalau untuk selang ada, namun karena kebakaran itu terlalu jauh, air yang dikeluarkan tidak lagi kuat (semprotannya, red)," ujarnya lagi.

Sebelumnya, terkait kebakaran di Desa Sei Gayung Kiri ini, Plt Kepala BPBD Kepulauan Meranti M Edy Afrizal SE MH mengaku akan berkoordinasi dengan BPBD Riau. BPBD Meranti meminta bantuan helikopter untuk dilakukan Water Bombing di lahan yang terbakar. (***)