BAGANSIAPIAPI - Atan Majid, warga RT 11 RW 06, Kepenghuluan Teluk Pulau Hilir, Kecamatan Tanah Putih Sedinginan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau mengaku kecewa atas pembangunan Box Culvert yang bersumber dari APBD Rohil 2018.

Dia bukannya tidak mendukung program pemerintah untuk membangun desanya, namun dia menganggap, pembangunan proyek itu lebih cendrung tidak tepat sasaran.

Pembangunan box culvert yang berada disamping kantor BPP, diungkapkan Atan karena disana tidak terdapat bodi jalan ataupun pemukiman warga. Sehingga pembangunannya terkesan dipaksankan.

''Kami sebagai warga sangat kecewa. Masih banyak jembatan yang butuh dibangun. Kenapa dibangun di lokasi yang tidak ada jalan dan pemukiman,'' cetus Atan, Sabtu (17/11/2018). 

Ads
Sikap yang sama juga disampaikan warga berinisial "MS" yang enggan menyebutkan nama lengkapnya. Dia membeberkan, pembangunan box culvert itu diduga berasal dari dana aspirasi salah satu anggota DPRD Rohil. 

Bahkan lebih lanjut dia menegaskan kepada pemerintah melalui dinas yang menaungi pembangunan proyek itu, agar lebih intensif memantau serta menilai azas manfaat terhadap pembangunan proyek tersebut. Karena menurutnya, mungkin saja masih ada proyek sejenis yang dibangun tanpa melalui study kelayakan.

Sementara itu, Datuk Penghulu Teluk Pulau Hilir, Sahril menjelaskan, sebelum proyek itu diluncurkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak instansi terkait agar pembangunan proyek itu dialihkan ke lokasi masyarakan yang lebih membutuhkan. Misalnya pembangunan jembatan menuju ke musholla Al Huda ataupun tempat lainnya.

''Namun demikian mereka tidak menggubrisnya dan bahkan pembangunan itu tetap dilanjutkan," ujarnya. 

''Saya sudah sampaikan, kalau bisa dipindahkan saja karena di situ tak ada manfaatnya. Kan masih banyak tempat yang mau dibangun, seperti jembatan menuju ke Musholla Al Huda dan banyak lagi,'' katanya menambahkan.

Dari informasi yang dihimpun, pembangunan box culvert itu kini sudah tinggal finishing. Kendati tak ada bodi jalan, namun oleh rekanan tampaknya mereka membuat bodi jalanh hanya ala kadarnya.  ***