DURI, GORIAU.COM - Ribuan guru honor dan komite sekolah di Kecamatan Mandau – Pinggir menggelar silaturahmi bersama Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh. Dalam pertemuan itu, para guru ini menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk terkait kesejahteraan dan status mereka.

Acara silaturahmi bersama Bupati Bengkalis digelar Balai Pertemuan Batin Batuah, Kantor Camat Mandau, Minggu (18/5/2015), turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis Burhanudin, Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, H Abi Bahrum, Ketua Komisi III DPRD Bengkalis, Rianto dan Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Azman dan sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Dalam pertemuan yang penuh rasa kekeluarga itu, sejumlah guru menyampaikan aspirasi mengenai status guru honor komite atau sekolah. Seperti disampaikan salah seorang guru perempuan, meminta kepada Bupati Bengkalis untuk dapat mengeluarkan payung hukum atau surat keputusan (SK) daerah. Mengingat, selama ini mereka sudah bertugas untuk memajukan dunia pendidikan di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis.

Begitu juga disampiakan Yurdanely, guru honor daerah, menyampaikan asipirasi agar tunjangan guru honor daerah dinaikan dari sebelumnya, dengan nilai yang menyamai Upah Minimun Kabupaten (UMK) sebesar Rp 2,3 juta per bulan. Sebab pada tahun ini, tunjangan untuk guru honor provinsi sudah mencapai Rp 2,5 juta perbulan.

Di hadapan ribuan guru honor komite dan daerah, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian para guru. Sedangkan terkait dengan aspirasi para guru honor komite maupun honor daerah, Herliyan mengatakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya untuk meningkatkan dan memperhatikan kesejahteraan guru. Mengingat guru memegang peranan penting dalam upaya memajukan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bengkalis.

''Terkait dengan aspirasi guru honor daerah, sebelumnya apa yang diterima guru daerah lebih tinggi dari provinsi provinsi. Namun pada tahun 2015 ini, tunjangan guru honor provinsi meningkat, maka kita akan mengupayakan sama. Minimal bisa direalisasikan mulai tahun anggaran 2016,'' ujar Herliyan langsung disambut aplus dari guru honor daerah.

Sedangkan mengenai tuntutan dan aspirasi guru komite sekolah, Herliyan sangat memaklumi hal itu. Namun karena aturan dan ketentuan dari pusat, maka pemerintah daerah tidak bisa mengeluarkan SK yang dimaksud. Meskipun demikian, pihaknya akan melakukan konsultasi dengan pihak kementerian, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian PAN RB, agar dilakuan penambahan kouta penerimaan PNS dari kalangan guru.

Apalagi, saat ini Kabupaten Bengkalis masih kekurangan tenaga pendidikan, terutama di sejumlah desa-desa. Dengan alasan kekurangan guru ini, maka Pemkab Bengkalis dalam waktu dekat mengusulkan jumlah kouta penerimaan guru lebih ditingkatkan lagi dari tahun sebelumnya.(ail)