PEKANBARU, GORIAU.COM - Sartono, seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas menjaga kediaman rumah dinas Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, tewas tersengat listrik ketika hendak mengambil bendera merah putih yang tersangkut di tiangnya.
"Kejadiannya tadi sore jelang Shalat Magrib," kata Kepala Sub Bagian Protokol Pemko Pekanbaru, Ardiansyah, kepada GoRiau.com lewat sambungan telepon, Sabtu malam (8/3/2014).Pada peristiwa ini, kata dia, sebenarnya ada tiga orang yang tersentrum, namun dua anggota Satpol PP lainnya berhasil selamat.Kronologi kejadian menurut informasinya, kata Ardiansyah, berawal ketika ketiganya sedang berusaha menurunkan bendera merah putih dari tiang yang tertancap di halaman rumah dinas Wawako Pekanbaru.Kegiatan tersebut menurut dia merupakan aktivitas biasa yang mereka lakukan setiap harinya jelang Magrib, dan paginya merah putih kembali dikibarkan di pucuk tiang tersebut.Namun sore itu berbeda, demikian Ardiansyah, bendera tersangkut di ujung tiang hingga kemudian Sartono dan dua rekannya mencoba untuk 'menyelamatkannya' dengan mencabut tiang bendera itu."Karena tiangnya cukup berat, kemudian tumbang atau miring ke arah yang salah hingga tersangkut ke kabel listrik. Waktu itu ketiganya kesentrum," kata dia.Anggota lainnya, kata dia, kemudian berinisiatif untuk mengantarkan ketiganya ke Rumah Sakit Lancang Kuning di Jalan Ronggo Warsito, Pekanbaru. "Tapi seorang diantaranya tidak sempat tertolong dan meninggal dunia," kata Ardiansyah yang mengaku masih sedang di rumah sakit tersebut untuk mengunjungi korban.Ia mengatakan, saat ini di RS Lancang Kuning telah juga hadir Wakil Wali Kota Ayat Cahyadi beserta isteri, kemudian Kepala Satpol PP Pekanbaru dan sejumlah pihak keluarga serta aparatur terkait lainnya. (fzr)

