MANCHESTER, GORIAU.COM - Manchester City mengalahkan tuan rumah Manchester United dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Old Trafford, Rabu (26/3/2014) dini hari WIB.

Menanggapi kekalahan timnya itu, bomber MU Wayne Rooney menilai City layak memenangi laga tersebut.  Menurut Rooney, dirinya bersama rekan setim gagal menciptakan peluang yang cukup untuk mencetak gol.

Lebih lanjut, mantan pemain Everton ini menambahkan, kekalahan keenam di kandang pada musim ini harus menjadi catatan.  Kemenangan dalam laga selanjutnya kontra Aston Villa akhir pekan nanti adalah keniscayaan.

Sementara Manajer MU David Moyes mengaku kecewa dengan performa anak asuhnya kala menghadapi Manchester City. "Kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Itu sudah pasti," ujar Moyes seperti dilansir laman resmi the Citizens, Rabu (26/3).

Moyes mengatakan, penampilan City pada 15 menit pertama sangat baik. Termasuk di dalamnya adalah gol cepat Edin Dzeko pada detik ke 44.  

Menurut Moyes, sampai gol kedua yang diciptakan Dzeko pada menit ke 56, Michael Carrick dan kawan-kawan masih berupaya menciptakan peluang demi gol balasan. "Tapi upaya yang kami lakukan tidak cukup," ujar Moyes.


Kompak dan Agresif
Manajer Manchester City Manuel Pellegrini menilai kemenangan telak 3-0 timnya atas Manchester United tak lepas dari pendekatan seimbang saat menyerang maupun bertahan yang dikedepankan anak asuhnya.  

Menurut Pellegrini, keseimbangan itu terlihat dari tiga gol yang disarangkan Edin Dzeko (dua gol) dan Yaya Toure serta keberhasilan Joe Hart dan kawan-kawan menjaga gawang City tetap "perawan" sampai laga berakhir.

"Saya berpikir bahwa kita benar-benar menampilkan kinerja yang sangat baik di semua lini. Kami adalah tim yang sangat kompak dan agresif sejak pertandingan dimulai. Kami memulai laga untuk meraih tiga poin sejak menit pertama," ujar Pellegrini seperti dilansir laman resmi klub, Rabu (26/3).  

Pelatih asal Cile ini menambahkan, keberhasilan anak asuhnya mencetak clean sheet, sudah selayaknya diapresiasi. "Bagi saya, itu sangat penting," kata Pellegrini.  

Keberhasilan City memenangi Derby Manchester ke 167 tersebut membuat posisinya terdongkrak ke urutan kedua klasemen sementara.  

Saat ditanya apakah kemenangan ini membuat kans meraih titel juara sejak 2011/2012 membesar, Pellegrini menjawab diplomatis.  

"Kami harus bermain sembilan pertandingan lagi.  Anda tidak bisa tahu berapa poin yang dibutuhkan untuk menang.  Oleh karena itu, penting untuk terus bermain seperti hari ini," ujar mantan pelatih Real Madrid tersebut.

Saat ini, Joe Hart dan kawan-kawan berada di peringkat kedua klasemen dengan raihan 66 poin dari 29 laga.  Tertinggal tiga poin dari Chelsea yang berada di pucuk dengan koleksi 69 poin dari 31 laga.

Dengan menyimpan dua laga dibanding the Blues, peluang City mengulang prestasi meraih juara seperti musim 2011/2012 terbuka lebar.  Selain Chelsea, rival utama City dalam perburuan gelar adalah Liverpool yang menempati posisi ketiga dengan 65 poin dari 30 laga.

Menang Telak
Manchester City menang telak 3-0 dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Old Trafford, Rabu (26/3) dini hari WIB.  Tiga gol kemenangan City dalam laga bertajuk Derby Manchester ke 167 tersebut dibukukan oleh Edin Dzeko pada menit pertama dan menit ke 56 serta Yaya Toure pada menit ke 90.

Hasil ini memperpanjang rentetan kemenangan the Citizens atas United di Old Trafford dalam tiga musim terakhir.  Pada musim lalu, United harus takluk 1-2 dalam laga yang dihelat 8 April 2013.  Sedangkan pada musim 2010/2011, the Red Devils dipermalukan dengan skor yang lebih telak yakni 1-6.

Kemenangan ini juga membuat United gagal membalas kekalahan telak 1-4 dalam laga perdana di paruh pertama lalu.***