PALEMBANG, GORIAU.COM - Walau masih duduk di bangku SMP dan SMK, M (15) dan AEQ (17), sudah berani pacaran dan menginap di losmen. AEQ pun dilaporkan ayah M dengan tuduhan melarikan anak gadis orang.

Peristiwa tersebut bermula, Senin (26/1/2014) lalu pukul 18.00 WIB, saat AEQ dan M yang sudah pacaran selama sebulan melalui telepon seluler, berniat ingin bertemu.

Karena sudah saling sayang dan mencintai, mereka pun akhirnya bertemu di Jakabaring, Palembang. Kemudian, pasangan kekasih yang sedang dimabuk asmara ini jalan-jalan hingga larut malam.

Saat mau diantar pulang, M tidak mau karena takut dimarahi orangtuanya. Mereka pun akhirnya tidur di losmen Bayumi, tepatnya di kawasan Jalan Suka Bangun II, Soak, Palembang.

Karena tergiur oleh kemolekan tubuh sang pacar, AEQ pun mencabuli kekasihnya. Namun AEQ membantah telah memperkosa pacarnya. "Dia tidak saya apa-apakan, bukan saya perkosa," ungkap AEQ saat ditemui di Unit PPA Polresta Palembang, Sabtu (1/2).

Keesokan harinya, Melati langsung diantar pulang ke rumahnya. Tetapi Melati malah pergi ke rumah neneknya di kawasan Kertapati. Korban akhirnya dicari sang ayah. Saat bertemu ayahnya, Melati malah mengaku sudah tidur dengan pacar dan sudah dicabuli.

"Saya tidak tahu mengapa dilaporkan kami melakukan perbuatan itu karena suka sama suka," ujar AEQ.***