NEW YORK - Sebanyak 29 penumpang Turkish Airlines menderita cidera setelah pesawat yang ditumpanginya mengalami turbulensi.

Dikutip dari sindonews.com, Turkish Airlines mengalami turbulensi dalam penerbangan ke Bandara Internasional John F. Kennedy, New York, Amerika Serikat (AS), Sabtu waktu setempat.

Departemen Pemadam Kebakaran New York awalnya mengatakan di Twitter bahwa mereka merawat 32 penumpang di bandara, karena cedera yang tidak mengancam jiwa. Namun kemudian menurunkan jumlah korban menjadi 29 orang.

Sementara laporan media lokal mengatakan pesawat tersebut terbang dari Istanbul dan setidaknya tiga orang dibawa ke rumah sakit dengan luka ringan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (10/3/2019).

Pihak maskapai Turkish Airlines tidak menanggapi permintaan komentar.

Menurut NBC 4 New York, pesawat itu membawa 326 penumpang dan 21 awak. Pusat Layanan Cuaca Penerbangan Cuaca Nasional telah memperingatkan pilot tentang turbulensi hebat di New England pada Sabtu malam.

Ini adalah insiden kedua di bandara utama New York pada hari Sabtu. Bandara Newark di New Jersey menutup landasan pacu pada hari sebelumnya setelah sebuah pesawat kargo yang terbang ke Florida dari Kanada terpaksa melakukan pendaratan darurat.***