JEMBER - Guru besar Universitas Indonesia Prof Rocky Gerung menghadiri seminar di Universitas Muhammadiyah (UM) Jember, Jawa Timur, Kamis (7/3/2019). Rocky terpaksa naik ambulans untuk mengelabui massa yang hendak menghadangnya.

Dikutip dari kumparan.com, Rocky Gerung sempat dikabarkan batal hadir, namun ternyata akhirnya tiba di lokasi beberapa menit sebelum acara usai.

''Iya 10 menit terakhir datang,'' sebut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat dihubungi kumparan, Kamis (7/3).

Pantauan kumparan, Rocky tiba di kampus Universitas Muhammadiyah Jember sekitar pukul 12.30. Sementara acara dimulai pukul 08.00 WIB.

Saat datang, Rocky disambut teriakan takbir oleh peserta disikusi publik ''Menakar Demokrasi dengan Akal Sehat'' yang digelar di Gedung Ahmad Zaenuri Universitas Muhammadiyah Jember ini.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Muhammad Hazmi, mengatakan, Rocky sempat dikabarkan batal hadir karena adanya penolakan sekelompok massa. Namun, Rocky akhirnya datang dengan menaiki ambulans.

''Tadi dengan ambulans ke sini. Bayangkan, pembicara nasional untuk ke kampus bicara akal sehat harus naik ambulans,'' kata Hazmi di lokasi diskusi, Kamis (7/3).

Hazmi mengatakan, acara seminar bersama Rocky Gerung selesai sekitar pukul 12.30 WIB. Sementara, acara dijadwalkan mulai berlangsung sejak pukul 08.00 WIB, namun akhirnya molor karena menunggu kedatangan Rocky Gerung.

''Acara sampai pukul 12.30 WIB, karena tadi itu sudah pasti tidak datang. Rupaya audiens masih spekulasi, tanpa kita duga, ke sini,'' jelasnya.

Sementara itu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, yang juga ikut mengantar Rocky Gerung mengatakan, penggunaan ambulans untuk menghindari penghadangan sejumlah massa di Jember.

''Kami terpaksa naik ambulans masuk Jember dari Banyuwangi karena dihadang dari berbagai segi sejak kemarin,'' jelas Said Didu kepada kumparan, Kamis (7/3).

Rencana penghadangan Rocky menuju Universitas Muhammadiyah Jember viral di media sosial. Massa yang menamakan diri relawan Jumadi Made menolak kedatangan Rocky, lantaran Rocky terlibat masalah hukum dan dituding kelompok tertentu menghina Haji Agus Salim dan kitab suci Alquran.

Jumadi merupakan caleg Hanura untuk DPRD Jember dari Daerah Pemilihan I. Namanya mulai dikenal saat melakukan aksi demo tunggal di kantor KPU Jember beberapa tahun lalu.

Sementara, Rocky Gerung berada di Jawa Timur untuk menghadiri acara di tiga kota, yaitu Banyuwangi, Jember dan Lumajang. Namun, Rocky batal mengisi acara di Banyuwangi lantaran tak ada tempat yang bersedia menjadi lokasi berlangsungnya acara.***