CIPUTAT, GORIAU.COM - Tertembaknya Nurul Hidayat alias Dayat Kacamata alias Daeng oleh Densus 88 Antiteror Polri masih menimbulkan pertanyaan. Salah satu pertanyaannya, apakah benar Dayat melakukan perlawanan?

Kiblat.net dalam penelusurannya, mendapatkan cerita dari salah seorang saksi mata bahwa pertama kali tertembak, Dayat berada di atas sepeda motor dan jatuh tersungkur tak berdaya, namun tidak langsung tewas.“Saya lihat sendiri, awalnya dia (Dayat) diteriaki ‘menyerah’ dan diberikan tembakan peringatan oleh Polisi, karena motor terus jalan, dia ditembak hingga jatuh,” kata Yusmini, seorang saksi mata kepada kiblat.net di lokasi kejadian, Jl.KH Dirgantoro, Gang H Hasan, RT 04/07 Kampung Sawah, Kamis (2/1/2014).Lanjut Yusmini, personel polisi kemudian mendatangi tubuh Dayat yang tergeletak dan menembak Dayat kembali tepat di kepalanya.“Tembakan pertama kena kakinya, dia jatuh terus kepalanya langsung ditembak,” tuturnya.Menurut Yusmini, kesaksian itu diperkuat oleh pengakuan anak laki-lakinya sendiri Rizal. Rizal mengaku melihat ditembaknya  kepala Dayat pada jarak yang lebih dekat.“Kalau saya kan lihatnya dari jauh, kalo anak saya persis di depannya. Sekarang anak saya, saya ungsikan dulu ke rumah kakak saya biar gak trauma,” ujarnya.Ketika ditanyakan kenapa Dayat ditembak polisi, Yusmini mengaku ia tidak tahu persis dikarenakan jarak pandang kurang. Ia hanya dapat informasi dari polisi bahwa Dayat melawan.“Kurang tahu sih, soalnya gelap, yang pasti pertama ketembak kena kakinya terus jatuh baru ditembak kepalanya,” ungkapnya menegaskan.Sebelumnya, Yusmini juga menerangkan bahwa sejak pukul 17.00 wib sore masyarakat setempat sudah diminta mengungsi dari rumah mereka, aparat keamanan mendatangi mereka satu persatu dari rumah ke rumah.“Jadi, pas penembakan memang sudah ramai warga berkumpul di sini dan di depan gang yang dijaga polisi,” terangnya.Saat peristiwa berlangsung, Yusmini tengah berada di mulut gang. Bila dari arah masuk jalan H.Hasan, gang itu terletak di sebelah kanan jalan, tepat sebelum turunan menuju sekumpulan rumah yang bersebelahan dengan lokasi penggerebekan. Sedangkan motor Dayat melaju dari arah turunan menuju arah masuk Jalan H Hasan.***