PENANG - Seorang warga negara Indoesia (WNI) berinisial GR, ditemukan seorang teknisi yang melakukan pemeliharaan terhadap pesawat kargo di Bandara Internasional Penang, Malaysia, kemarin, pukul 10.00 pagi, waktu setempat.

Saat itu, sang WNI tengah meluncur keluar dari bagian roda pendaratan (landing gear) pesawat, demikian sebagaimana dikutip dari Channel News Asia.

''Dia (teknisi)... segera memberi tahu tim keamanan yang kemudian menyerahkannya ke polisi,'' kata seorang sumber kepada kantor berita pemerintah Malaysia, Bernama.

Belakangan diketahui bahwa WNI itu merupakan pekerja pabrik pengolahan unggas di Malaysia. Ia terpaksa menyelinap ke pesawat karena tidak mampu membeli tiket penerbangan kembali ke Medan, Indonesia.

Kementerian Luar Negeri membenarkan kabar ada seorang WNI melakukan pelanggaran di Bandara Internasional Penang, Malaysia. Pria berusia 39 tahun itu bersembunyi di bagian roda pendaratan sebuah pesawat kemarin.

''WNI berinisial GR asal Medan saat ini masih ditahan oleh Kepolisian Pulau Penang untuk penyelidikan lebih lanjut,'' kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Muhammad Lalu Iqbal, sebagaimana pernyataan tertulis yang diterima oleh Liputan6.com, Selasa (14/5).

Menurut Iqbal, sementara ini GR dituduh memasuki area terbatas di daerah kargo bandara secara ilegal.

''KJRI Penang sudah memperoleh pemberitahuan dari otoritas setempat dan terus memantau perkembangan investigasinya,'' lanjutnya.***