JAYAPURA - Seorang penjaga kios dekat Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, bernama Syahrudin, tewas ditembak, Sabtu (28/9). Dalam tiga hari belakangan sudah terjadi dua insiden penembakan terhadap warga sipil di Puncak.

Dikutip dari merdeka.com, Bupati Puncak, Williem Wandik mengatakan, jenazah Syahrudin sudah dibawa ke rumah sakit di Ilaga. Wandik mengimbau warga senantiasa waspada terhadap aksi penembakan yang dilakukan KSB.

''Warga sipil baik OAP maupun non OAP diminta waspada mengingat dalam sepekan sudah dua kali terjadi aksi penembakan yang merenggut tiga nyawa,'' kata Bupati Wandik, Antara (29/9), seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Kamis (26/9) dua tukang ojek ditembak KSB saat mereka melintas di jembatan gantung yang berada di kampung Amunggi, Distrik Ilaga Utara. Penembakan terhadap Sattiar alias Midung dan La Ode Alwi menyebabkan keduanya meninggal di tempat. Jenazah kedua tukang ojek sudah dievakuasi ke Makassar melalui Timika.

''Kedua tukang ojek ditembak kelompok separatis bersenjata (KSB) saat melintas di kawasan tersebut,'' kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura.

Peristiwa yang dialami kedua tukang ojek itu diketahui setelah warga melaporkannya ke Polsek Ilaga. Ketika ditanya tentang pelaku penembakan, Kamal mengatakan, dari laporan yang diterima terungkap pelaku penembakan adalah KSB pimpinan Venny Murib.***