JAKARTA - Pemerintah akan menghapuskan status pegawai honorer tahun ini. Para pegawai honorer tersebut akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Dikutip dari kumparan.com, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, menyampaikan, kebijakan tersebut saat ini tengah dibahas pemerintah bersama Komisi II DPR RI.

''Dibicarakan dengan DPR ya. Itu akan dituntaskan tahun ini karena memang harus kita selesaikan para honorer,'' paparnya saat ditemui di Kantor Kemenpan RB, Jakarta, Kamis (18/4).

Dia pun menegaskan, nantinya tidak ada status pegawai honorer di Kementerian/Lembaga atau pemerintah daerah, melainkan hanya P3K dan PNS.

''Honorer saya selalu katakan tidak boleh dinafikan gitu aja, honorer saya selalu katakan tak boleh dinafikan. Harus diberi jalan terbaik, kalau tak PNS ya P3K,'' katanya.

Sebab, lanjut Syafruddin, tenaga honorer telah mengabdi dalam jangka waktu yang lama, namun upah yang diterimanya tergolong tidak besar.

''Saya selalu menyampaikan bahwa honorer adalah orang yang berkeringat, oleh karenanya harus ada penyelesaian status mereka apakah dia nanti jadi PNS atau P3K,'' ucap Syafruddin.***