PALEMBANG - Aparat Polsek Penukal, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menangkap Ahmad Rizal (38) karena menggauli paksa putri kandungnya, PE (17), hingga 20 kali.

Dikutip dari merdeka.com, akibat ulah bejat ayah kandungnya itu, gadis yang duduk di bangku SMA tersebut kini hamil lima bulan.

Aksi bejat pelaku baru terungkap setelah istrinya curiga melihat perut putrinya yang terus membuncit. Korban pun diajak ibunya melakukan pemeriksaan ke dokter. Hasilnya, korban positif mengandung janin lima bulan.

Setelah dibujuk ibunya, barulah korban mengaku bahwa yang menghamilinya adalah ayahnya kandungnya.

Tak terima anaknya dicabuli, ibu korban segera melapor ke polisi. Selang dua hari kemudian, pelaku diringkus tanpa perlawanan.

Aksi pelaku pertama kali terjadi di kamar korban saat di rumah sendirian, di salah satu desa di Kecamatan Penukal, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Juli 2019. Korban yang tengah tertidur menjadi pelampiasan nafsu pelaku.

Usai melakukan aksi pertama, pelaku kembali mengulanginya untuk kesekian kalinya, hingga mencapai 20 kali. Setiap setelah beraksi, pelaku meminta korban tidak bercerita kepada ibunya atau istri pelaku.

Kapolsek Penukal Abab Iptu Alpian mengatakan, tersangka ditangkap tiga hari setelah dilaporkan istrinya, Jumat (3/1) dini hari. Tersangka mengakui semua tuduhan dan siap bertanggung jawab secara hukum.

''Benar, tersangka melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri, korban hamil lima bulan,'' ungkap Alpian, Selasa (7/1).

Dalam penangkapan itu, diamankan pakaian dalam korban dan beberapa helai pakaian tersangka. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 81 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun penjara.***