BOGOR - Tukang bubur bernama Haryanto (23) membunuh Fira Angella Nurhidayah (7), seorang siswi SD di Bogor, Jawa Barat, karena korban menolak dicium pelaku.

Dikutip dari kumparan.com, setelah membunuh Fira, Haryanto sempat mencabuli jasad korban, sebelum melarikan diri.

''Yang bersangkutan setelah membunuh dan melampiaskan, bergegas melarikan diri,'' ujar Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP Andi M.Dicky dalam jumpa pers di Polres Kabupaten Bogor, Jumat (5/7).

Usai membunuh dan melampiaskan hasratnya, Haryanto panik. Ia pun bergegas melarikan diri ke Semarang lalu ke kampung halamannya.

''Kami sudah monitor polsek dan polres kemarin. Memang ada proses, kita lakukan langkah-langkah kemarin, termasuk ketika masuk ke Polres Bogor langsung kita lakukan pemeriksaan dan rekonstruksi. Sehingga meyakinkan penyidik terkait dengan pengungkapan kasus ini,'' jelas Dicky.

Meski begitu, Diky enggan menjelaskan secara rinci bentuk pelampiasan seksual yang dilakukan Haryanto ke jasad Fira.

''Pelampiasan seksual. Saya kira kalau seperti itu tidak bisa kita sampaikan begitu ya di media,'' ungkapnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk dua karung celana dalam wanita. Polisi menyebut, Haryanto memang memiliki kelainan seksual.

''Ini salah satu kecenderungan seksual dari yang bersangkutan bahwa yang bersangkutan suka mencuri pakaian dalam dari perempuan lain,'' ucapnya.

Polisi akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait penemuan barang bukti pakaian dalam tersebut untuk memastikan apakah ada korban lain.

''Nanti kita akan dalami lagi kooperativitas (keterangan) dari pelaku. Nanti kita minta periksa kemudian siapa tahu ada korban yang kita tidak ketahui sebelumnya,'' ungkap Dicky.***