SUBANG - Aksi calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto membuat kaget dan heboh para pedukungnya di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (7/3/2019). Prabowo tiba-tiba membuka baju safari yang dikenakannya dan melemparkan ke pendukung yang memintanya.

Dikutip dari merdeka.com, dari video yang viral di media sosial, Prabowo tampak mengenakan baju safari cokelat yang menjadi ciri khasnya, berbalut peci hitam. Dia baru saja menyampaikan orasi politik di Gelanggang Olahraga (GOR) Gotong Royong, Subang.

Kemudian Prabowo masuk ke dalam mobilnya hendak melanjutkan perjalanan. Di tengah hujan, teriakan 'Presiden' bersahutan mengiringi perjalanan Prabowo. Mobilnya tersendat karena banyaknya massa yang berkerumun.

Tiba-tiba dari atas mobil, Prabowo melepas bajunya dan melemparnya ke arah pendukung. Pendukung di sekitar mobil eks Danjen Kopassus itu heboh, berebut baju sang Capres.

Prabowo terus menyapa pendukungnya, meski hujan dan tinggal baju kaos putih di badan. Dia melambai-lambaikan tangan sambil sesekali mengacungkan salam dua jari. Tak lupa, dia memenuhi permintaan salam dari pendukung dari atas mobil hitamnya.

Juru Bicara Prabowo-Sandiaga Moh Nizar Zahro mengatakan, aksi spontan tersebut dilakukan Prabowo karena banyak pendukung berteriak-teriak meminta bajunya.

''Karena banyak pendukung berteriak minta bajunya, 'Pak bajunya pak'. Pak Prabowo tertawa terenyuh melempar ke massa,'' kata Nizar saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (7/2).

Pelemparan baju tersebut, kata Nizar, merupakan bentuk rasa haru sekaligus penghargaan atas antusiasme para pendukungnya.

Dia menyebut, pendukung Prabowo hadir tanpa dimobilisasi atau iming-iming makanan dan uang.

''Kita memaklumi bajunya satu tapi yang dapat satu orang itu mewakili ribuan massa yang hadir. Itu bentuk semangat mendukung Pak Prabowo. Pak Prabowo memberikan sifat-sifat semangat harus dan bangga ke pendukung. Hujan masih mengguyur, mereka hadir tanpa dimobilisasi tanpa disiapkan makanan atau uang. Pak Prabowo terharu,'' ujar dia.

Sementara itu, Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga Sodik Mudjahid menambahkan, baju tersebut juga merupakan tanda apresiasi tinggi Ketum Partai Gerindra itu kepada pendukung. Dia mengistilahkan, aksi lempar baju Prabowo itu adalah apresiasi jiwa sambung rasa.

''Kemarin itu juga sangat antusias bagian dari intinya adalah bagian dari apresiasi bekiau. selain menyapa dengan senyum dan pidato. Jadi sekali lagi apreasiasi, apresiasi jiwa sambung rasa paling dalam tanpa fasilitas,'' ungkap Ketua DPP Partai Gerindra ini.***