SRAGEN - Upaya penangkapan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap pencuri mesin diesel di Sragen, Jawa Tengah, menyebabkan kemalangan bagi seorang pengemudi ojek online (ojol), Endro Prasetyo (27).

Dikutip dari merdeka.com, warga Dukuh Kedusan RT 17, Desa Karangmalang, Sragen itu terluka dan harus menjalani operasi karena peluru yang ditembakkan polisi ke arah pencuri justru bersarang di lengan Endro. Pengemudi ojol itu menjalani operasi pengangkatan peluru dari tubuhnya di RSUD dr Moewardi Solo.

Informasi dari pihak kepolisian, peluru tersebut berasal dari senjata apil milik seorang anggota Polres Sragen. Saat itu, petugas sedang mengejar pencuri yang melarikan diri. Tembakan yang dilepaskan polisi ternyata nyasar mengenai Endro.

''Kami dimintai bantuan dari anggota Polres Grobogan yang sedang mengejar pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) mesin diesel,'' ujar Kapolres Sragen AKBP Raphael Shandy Cahya Priyambodo, Kamis (27/2).

Menurut Kapolres, peristiwa tersebut bermula saat pelaku pencurian mesin diesel sedang beraksi di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kepergok anggota polisi. Pelaku kemudian melarikan diri dengan naik mobil Toyota Avanza berpelat nomor B 1204 VFM dan dikejar anggota menggunakan mobil patroli.

Sesampainya di lokasi kejadian tepatnya di jalan raya kawasan Pasar Masaran, Sragen, terjadi tembakan peringatan. Namun, tidak dihiraukan pelaku. Polisi kemudian menembak ke arah mobil pelaku dan saat itu salah satu peluru menyasar mengenai pengemudi ojol yang ada di lokasi kejadian.

''Sasaran kita berhasil kabur, tapi akhirnya bisa ditangkap di wilayah Karangpandan, Karanganyar,'' jelasnya.

Saat itu, lanjut dia, anggota Polres Sragen langsung memblokir jalan, tetapi pelaku nekat akan menabrak petugas. Petugas kemudian mengeluarkan tembakan peringatan, namun tak dihiraukan. Petugas lalu menembak ke arah mobil pelaku dan peluru justru menyasar ke pengemudi ojol.

''Pengemudi ojol yang tertembak tangan kanannya sudah dirawat dan kondisinya stabil. Kami tanggung biaya pengobatannya sampai sembuh,'' jelasnya lagi.

Sementara pengemudi ojol yang mengalami luka, dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Sragen dan kemudian dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo.

Kepala Subbag Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi Solo, Eko Haryati, menyampaikan, pasien atas nama Endro yang menjadi korban peluru nyasar masuk ke RSUD dr Moewardi pada Selasa (25/2) malam. Kemudian pada Rabu (26/2) dilakukan operasi pengangkatan peluru yang bersarang di tubuh korban.

''Pasien dalam kondisi baik dan sadar. Korban tengah menjalani perawatan di ruang bangsal biasa. Proyektil sudah diangkat dan akan kita serahkan ke polisi,'' ucap dia.***