JAKARTA - Calon Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah tokoh dan jenderal purnawirawan TNI mendatangi Markas Polda Metro Jaya, Senin (20/5) malam,untuk membesuk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma. Namun Prabowo gagal bertemu kedua pendukungnya itu, karena tidak dibolehkan aparat kepolisian.

Dikutip dari tribunnews.com, Prabowo dan rombongan hanya sampai di pintu gerbang depan Rutan Polda Metro Jaya. Dirinya sempat ditemui Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam di depan pintu Rutan Polda Metro Jaya.

''Mohon maaf SOP-nya seperti itu, rules-nya seperti itu,'' ujar Barnabas kepada Prabowo di depan Rutan Polda Metro Jaya, Senin malam.

Prabowo sempat mencoba melobi Barnabas untuk memberikan diskresi atau pengecualian agar tetap dapat menjenguk Eggi dan Lieus yang sedang ditahan. Ketua Umum Partai Gerindra tersebut meminta atas dasar kemanusiaan.

''Iya SOP-kan dibuat untuk ada kelonggaran. Kita bisa beri suatu asas pertimbangan kemanusiaan, tapi kita hormati kewenangan saudara. Kita hormati saudara, tapi mohon pengayomannya,'' tutur Prabowo.

Selain Eggi dan Lieus, Prabowo juga menanyakan kondisi Permadi yang sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan makar Eggi Sudjana.

''Usia 80, kena stroke berkali-kali, Anda periksa kok malam-malam ya, nggak make sense, itu dalam arti keluhan saya. Umur 80 tahun kasihan. Oke, begitu. Di sini ada keluarganya nggak, mana... mana keluarganya? Kita ingin tinggalkan makanan sahur, ya. Oke, tabah, ya,'' tambah Prabowo.

Namun Barnabas bersikukuh bahwa pihaknya harus mengikuti SOP yang berlaku.Jam besuk tahanan di Polda yakni mulai pukul 10.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Prabowo sempat mengernyitkan wajah tanda kecewa. Akhirnya Prabowo menitipkan nasi padang kepada keluarga Eggi Sudjana.Prabowo dan rombongan lalu meninggalkan Rutan Polda Metro Jaya.***