KEDAMAIAN Muslim Uighur China kembali terusik. Sedikitnya 16 orang tewas dalam kerusuhan terbaru di wilayah Xinjiang, kantor berita nasional China melaporkan.

Insiden itu pecah pada Minggu (15/12/2013), malam di sebuah desa di dekat Kota Kashgar.

Laman berita BBC mengutip kantor berita pemerintah pada Senin (16/12/2013) mengatakan polisi yang hendak melakukan penangkapan terhadap Muslim setempat mendapat perlawanan dari warga sekitar.

Polisi akhirnya menembak mati 14 orang dan dua orang anggota kepolisian setempat terbunuh.

Wilayah Xinjiang merupakan rumah bagi minoritas Muslim Uighur, yang kerap menjadi lokasi bentrokan sporadis akibat perlakuan diskriminasi dari pemerintah.

Pemerintah biasanya menyalahkan kelompok ekstrim atas kekerasan yang terjadi, sedangkan aktivis Uighur menuding ketegangan etnis dan ketatnya kontrol Pemerintah China sebagai pemicu kekerasan.***