BASEL - Turbulensi hebat terjadi pada pesawat ALK Airlines dalam penerbangan dari Kosovo menuju Swiss pada Ahad (16/6/2019).

Dilaporkan Channel News Asia, Rabu (19/6/2019), berdasarkan situs penerbangan AeroInside, pesawat bernomor VBB-7205 itu membawa sekitar 121 orang dan berada di Tyrol Selatan sebelum mendarat di Basel.

Sekitar 30 menit jelang mendarat, pesawat itu mengalami turbulensi hebat karena mencoba menghindari sel badai petir yang terisolasi.

Seorang penumpang bernama Morjeta Basha yang merekam kejadian tersebut berujar, dirinya yakin mereka bakal mati. Video rekaman Basha itu memperlihatkan para penumpang yang berteriak setelah pesawat Boeing 737-300 itu terguncang.

''Orang-orang mulai menjerit dan menangis. Seorang pramugari membanting troli-nya di langit-langit. Cangkir-cangkir terbang, ada yang tersiram air panas. Saya pikir kita semua harus mati,'' kata Basha.

Suaminya tersiram air panas, dan dibawa ke rumah sakit dengan penumpang lain yang terluka, menurut laporan itu. Namun, kru tetap tenang sepanjang insiden itu.

''Mereka memberi tahu kami bahwa kami tidak perlu takut, dan semuanya akan berlalu,'' kata Basha.

Pesawat akhirnya bisa mendarat dengan aman di Basel, dimana 10 penumpang dibawa ke rumah sakit akibat cedera ringan.

Setelah sekitar dua setengah jam, pesawat melanjutkan penerbangan kembali.

Menurut AeroInside, ALK Airlines melaporkan bahwa tanda-tanda sabuk pengaman menyala pada saat kejadian, karena awak pesawat mengantisipasi kemungkinan turbulensi.***