JAKARTA - Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan, belum ada peningkatan aktivitas Gunung Kerinci. Aktivitas gunung yang terletak di Provinsi Jambi dan Sumatera Barat itu masih pada level II atau waspada.

Dikutip dari republika.co.id, PVMBG telah mengeluarkan peringatan agar masyarakat tidak mendekati puncak Gunung Kerinci dalam radius 3 kilometer.

''Masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya,'' kata Kasbani, Ahad (20/1).

Selain itu, diingatkan juga agar jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari. Sebab, sewaktu-waktu masih ada potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.

Kasbani menjelaskan, potensi bahaya letusan Gunung Kerinci berasal dari adanya sumbat kubah lava di kawah dan dapat berakibat terjadinya akumulasi gas vulkanik di bawah sumbat lava.

Hal itu dapat mengakibatkan letusan yang disertai hujan abu lebat, dan lontaran batu pijar dalam radius 3 kilometer dari kawah.

Ia melanjutkan, tercatat sepanjang Januari sempat terjadi gempa-gempa embusan dengan rata-rata 82 kejadian per harinya. Masyarakat yang ada di sekitar Gunung Kerinci diharapkan tenang, tidak terpancing isu-isu tentang letusan gunung.***