SEATTLE - Sabtu (25/1/2020), pukul 9.08 waktu setempat, Boeing menerbangkan pesawat 777-9X untuk pertama kali.

Boeing 777-9X merupakan pesawat terpanjang di dunia, yang hanya memiliki dua mesin penyokong sayapnya.

Pesawat WH-001 keluar dari Paine Field, pabrik Boeing di Seattle, pada Sabtu pagi. Penerbangan uji coba ini telah tertunda dua kali dalam seminggu karena cuaca buruk.

Saat lepas landas tiba, WH-001 melesat pada ketinggian 3.000 pada pukul 9:08 waktu setempat. Pesawat raksasa itu terbang dalam 30 detik diiringi tepuk tangan meriah.

Itulah jalan panjang menuju sertifikasi bagi Boeing 777. Pesawat ini dirancang untuk mengangkut hingga 425 penumpang pada rute 7.600 mil laut, rute jarak jauh, dan diharapkan jadi salah satu pesawat utama di tahun-tahun mendatang.

Boeing 777 naik ke ketinggian 14.000 kaki dan berbelok ke timur memasuki Washington tengah. Uji coba selama 18 bulan ke depan itu sulit juga rumit menuju sertifikasi hingga akhirnya bisa melayani penumpang.

Ketiadaan produksi 737 MAX 8 mengguncang perusahaan dan PDB AS. Membawa pesawat baru ke pasar membutuhkan setidaknya lima hingga tujuh tahun.

Boeing 777-9X adalah program yang diluncurkan kembali pada November 2013. Pesawat ini jadi penerus pesawat berbadan lebar paling sukses yang pernah dibuat, 777 yang pertama kali masuk layanan hampir 25 tahun yang lalu.

Dengan panjang 76,5 meter kaki, varian 777-9 adalah pesawat komersial terpanjang yang pernah dibuat. Bentangan badan pesawat 2,8 meter lebih lebar dari pendahulunya 777-300ER, 777-9X mampu mengakomodasi hingga tiga baris tambahan kursi ekonomi 10 sejajar, dengan total hingga 426 penumpang dalam konfigurasi dua kelas.

Ada peningkatan jangkauan dari Boeing 777-9X, yakni menjadi 7.285 mil laut. Itu 220 mil lebih jauh dari pesawat yang digantikannya.

Dengan A380 dan 747-8 Intercontinental telah mengakhiri masa layanannya. Boeing 777-9X berdiri gagah menjadi pesawat terbesar dengan kapasitas penumpang terbanyak saat ini.***