JAKARTA, GORIAU.COM - Kepolisian Malaysia menangkap dua orang anggota Kepolisian Daerah Kalimantan Barat yaitu AKBP Idha Endri Prastiono dan Brigadir Kepala MH Harahap di sebuah hotel di Kuching, Malaysia, Jumat (29/8/2014)  lalu sekitar pukul 15.15 waktu setempat.  

Keduanya ditangkap lantaran diduga terkait dengan anggota sindikat narkoba internasional yang ditangkap polisi Malaysia di Bandara Internasional Kuala Lumpur.  Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengaku telah mendapatkan laporan ihwal peristiwa tersebut.

"Tapi, masalahnya sudah ditangani menkopolhukam (Djoko Suyanto) dan sudah dilaporkan kepada Presiden mengenai ini," ujar Marty kepada wartawan seusai menerima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (1/9/2014).  

Menurut Marty, Pemerintah Republik Indonesia akan mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Malaysia.  "Karena kita ingin agar masalah ini ditangani dengan baik. Kita harus taat dengan proses hukum," kata Marty.

Lebih lanjut, mantan Duta Besar Indonesia untuk Inggris ini menyebut Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching juga terus berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait.  

Tujuannya tentu untuk memastikan proses hukum terhadap dua aparat Polda Kalbar tersebut berjalan sebagaimana mestinya.  "Kita beri perhatian atas permasalahan ini," kata Marty.

Pernah Hamili PRT

Polda Kalimantan Barat melansir Identitas AKBP Idha Endi Prastiono. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan. AKBP Idha memiliki catatan kurang baik di kepolisian maupun secara pribadi.

Berdasarkan rilis Polda Kalimantan Barat menyangkut Identitas Idha Endi Prastiono yang diterima Republika, Senin (1/9) yaitu:

a. IDENTITAS DIRI Nama  : IDHA ENDRI PRASTIONO, SH, M.Hum

Pangkat/Nrp  : AKBP / 70020375 Jabatan : Anjak Muda Biro Rena Polda Kalbar

Tempat/Tanggal Lahir: Banyuwangi, 16 Pebruari 1970

Alamat: Jl. Paris I Gg. Al-Qadar No. 18-B Kel. Bangka Belitung Laut Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak Prov Kalbar (Rumah Kontrakan).

b. CATATAN YANG ADA DI BID PROPAM POLDA SUMATERA UTARA (sebelum bertugas di Polda Kalbar) 

1. AKBP IDHA ENDRI PRASTIONO, S.H, M.Hum sebelum dinas di Polda Kalbar bertugas di Polda Sumatera Utara, dimutasikan dari Polda Sumatera Utara ke Polda Kalimantan Barat pada tanggal 19 Februari 2013.    

2. Pernah menikah dengan seorang perempuan yang bernama Sdri. SANDI WAHYU ARIFANI namun pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian karena Idha melakukan perselingkuhan dengan seorang perempuan bernama Sdri. FARIDA YAMIN hingga memiliki seorang anak perempuan yang bernama 'A' , dan atas perbuatan tersebut Ybs mendapat sanksi berupa "Penempatan pada tempat khusus selama 21 Hari."

3. Bahwa pada tahun 2002, Idha pernah melakukan hubungan layaknya Suami-Istri dengan pembantunya yang bernama Sdri. SUHERNI hingga memiliki seorang anak yang bernama 'R', dan menurut catatan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

4. Pada tahun 2010, Idha menjalin hubungan dengan Sdri. MARTAWATI Alias TITI YUSNAWATI yang berstatus janda dengan empat orang anak, terjadi permasalahan dalam hubungan tersebut hingga akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan dengan dilakukan pernikahan di Deli Serdang Sumatera Utara sesuai akta nikah nomor : 109 / 14 / VII / 2012 tanggal 22 Juli 2012.***