BANDA ACEH - Grand Arabia Hotel Banda Aceh menawarkan nasi ayam petir, es krim goreng dan dessert (pencuci mulut) seharga 30K. Program perdana dan baru satu-satunya di hotel bintang empat yang ada di Banda Aceh tersebut sengaja dibuat untuk memanjakan masyarakat Banda Aceh yang ingin menikmati masakan hotel dengan harga terjangkau. 

 
"Itu merupakan program terbaru dari hotel kita Grand Arabia. Program ini dibuat untuk memanjakan masyarakat Banda Aceh yang ingin menikmati masakan hotel dengan harga yang tidak membuat kepikiran," kata Manager Grand Arabia Hotel Iwan Wahyudi dalam keterangan tertulisnya yang diterima GoSumut, Jumat (14/9/2018).
 
Grand Arabia Hotel, Jalan Prof A Masjid Ibrahim Nomor 3 Banda Aceh ini juga menyediakan 68 kamar yang sangat representatif, bagus dan nyaman untuk memanjakan para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.  "Mengingat Banda Aceh merupakan kota wisata, kita menyediakan fasilitas hotel yang sesuai dengan para wisatawan, yaitu tempat yang nyaman dan suasana hotel yang tenang," terangnya. 
 
Oleh karena itu, Iwan Wahyudi menyebutkan, untuk program 30k itu sengaja dibuat agar masyarakat tidak berpikir kalau makanan di hotel itu mahal. "Makanya kita buat program seperti itu," sebutnya. 
 
Untuk nasi goreng petir, tambah Iwan, terdiri dari nasi goreng ayam dan sambal pedasnya itu ialah petirnya."Begitu dimakan, pedasnya merekah di bibir dan terasa panas di mulut," tambahnya. Sedangkan es krim goreng, diterangkan Iwan, ialah es krim yang dibalut roti lalu digoreng dan setelah itu ditaburi coklat."Begitu dibelah, coklatnya meleleh seperti lava," terangnya. 
 
Mengenai harga kamar, Iwan Wahyudi mengungkapkan, pihaknya membandrol dari harga Rp800k sampai Rp4,9Juta. Dengan tipe kamar yang bervariasi mulai Deluxe, Grand Deluxe, Junior Suite, dan Presiden Suite. "Untuk Junior Suite, kita memiliki 10 kamar dan Presiden Suite dua kamar. Kita juga memiliki tiga meeting room, satu restoran, dan satu executive lounge," ungkapnya seraya menyatakan ke depannya juga akan membuat satu roof top cafe perdana di Kota Banda Aceh dengan view pegunungan laut dan museum tsunami.