JAKARTA - Hingga Rabu, 9 Agustus 2017, sedikitnya sudah 441.267 pelamar mendaftar online seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan Mahkamah Agung.

Sementara lowongan CPNS yang tersedia untuk kedua institusi tersebut sekitar 19 ribu formasi.

Formasi penjaga tahanan di Kementerian Hukum dan HAM dan calon hakim di MA yang terbanyak dipilih para pelamar.

Namun ada sejumlah formasi yang masih sepi peminat. Mengutip laman Menpan.go.id, Rabu, 9 Agustus 2017, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan, formasi yang minim peminat adalah dokter spesialis penyakit dalam pertama dan dokter spesialis ginekologi pertama di Kemenkumham.

Sementara untuk pelamar pada Mahkamah Agung (MA) untuk formasi umum, CPNS untuk calon hakim peradilan agama untuk formasi putra/putri Papua dan Papua Barat masih minim peminat.

Masih ada waktu 23 hari untuk para peminat untuk mendaftar online seleksi CPNS tahun ini.

Pelamar diimbau untuk menyimak secara cermat rincian kualifikasi dan persyaratan dokumen yang diminta pada masing-masing jabatan.

Banyak Salah Kirim

Kepala Sub Bagian Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Diah Eka Palupi, mengatakan banyak pelamar yang salah mengirimkan berkas lamaran CPNS. Banyak pelamar yang tidak mengirimkan berkasnya lewat PO BOX, tetapi justru mengirimnya ke kantor BKN.

''Ada banyak berkas lamaran CPNS yang masuk ke BKN. Seharusnya tidak dikirim ke sini,'' ujar Diah di Jakarta, dilansir dari setkab.go.id, Selasa 8 Agustus 2017.

Dia mengatakan ada dua tahap pendaftaran CPNS ke MA dan Kementerian Hukum dan HAM. Pertama, registrasi secara online di www.sscn.bkn.go.id. Kedua, pengiriman berkas.

''Untuk Kementerian Hukum dan HAM, (pelamar lulusan) S-1 saja yang diminta mengunggah berkas via online. Untuk berkas lamaran tersebut, dikirim melalui PO BOX dari masing-masing wilayah yang dituju dengan judul pengumuman penerimaan CPNS 2017 Kementerian Hukum dan HAM RI,'' kata dia.

Sebelum mendaftar, Diah meminta calon pelamar meminta membaca prosedur pendaftaran dengan baik dan teliti, baik melalui situs pemerintah maupun swasta. Tujuannya untuk mencegah terjadinya salah kirim berkas.

''Selalu waspada terhadap oknum-oknum nakal yang mengatasnamakan instansi terkait,'' kata dia.

Pemerintah membuka 19.200 formasi CPNS untuk Kementerian Hukum dan HAM serta MA. Pendaftaran dilakukan mulai 1-31 Agustus 2017 melalui www.sscn.bkn.go.id.***