BANGKOK - Surachit Songzhu, seorang pemulung di Provinsi Songkhla, Thailand, menemukan benda aneh di pantai dan dibawanya pulang. Ternyata, bongkahan mirip batu tersebut adalah ambergris (muntahan paus).

Dikutip dari tribunnews.com yang melansir dari Bastille Post pada Senin (16/12/19), waktu itu, Surachit Songzhu sedang mengais sampah di pinggir pantai. Secara tidak sengaja, ia menemukan batuan besar.

Batu berwarna abu-abu itu diduga tersapu air laut. Surachit Songzhu lalu memerhatikan tekstur batu yang aneh seperti lilin. Ia pun curiga bahwa batu itu bukan benda sembarangan.

Ia lalu membawa batu itu pulang. Setelah membawanya pulang, ia memberi tahu teman-teman dan kerabatnya untuk melihat batu tersebut.

Kecurigaan Surachit terbukti. Batu itu bukanlah benda biasa. Batu tersebut adalah muntahan ikan paus atau biasa dikenal dengan ambergris.

Ambergris biasa digunakan sebagai bahan pembuat parfum dan bahan makanan khusus.

Cek Keaslian

Guna menguji keaslian ambergris yang ditemukan Surachit, teman-temannya memeriksa.

Mereka menggunakan metode sederhana.Mereka membakar batu itu dengan korek api.

Hal itu agar tercium aromanya.Jika aromanya menyegarkan dan harum, maka batu itu adalah ambergris.

Bastille Post

Awalnya dia curiga mungkin benda tersebut adalah ambergris. Tetapi jika tidak mengeluarkan harum, benda itu berarti bukanlah ambergris. Setelah dicek, batu itu ternyata adalah ambergris.

Bongkahan itu lalu ditimbang.Bobotnya kemudian diketahui seberat 37 pon.

Menurut kondisi pasar saat ini, ambergris yang baik dijual seharga 14.500 poundsterling per pon (Rp290 juta).

Jika akhirnya dinilai sebagai produk yang bagus oleh para ahli, harga  ambergris akan mencapai 536.500 poundsterling (Rp9 miliar).

Surachit Songzhu mengatakan, ia sedang menunggu para pakar pemerintah yang relevan untuk menilai ambergris.Ambergris adalah produk kering dari sekresi paus sperma. 

Beberapa paus sperma akan mengeluarkannya, dan hanya beberapa dikeluarkan melalui usus. Sisanya, beberapa paus sperma yang meninggalkannya di dalam tubuh.

Namun jika dimuntahkan keluar, ambergris akan melayang di laut dan bisa bertahan selama 100 tahun.***