BANJARBARU - Febrian (13) dan Revaldi (9), dua bocah kakak beradik, warga Jalan Bina Putra Kelurahan Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, tewas disambar petir, Senin (28/1/2019) sore.

Dikutip dari merdeka.com, Lurah Guntung Payung Ma'ruf Rizani mengungkapkan, kedua bocah itu disambar petir saat bermain di sebuah tanah lapang di Jalan Bina Putra RT 7 Guntung Manggis.

''Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WITA. Kedua korban yang meninggal dunia merupakan kakak beradik,'' ujarnya, seperti dilansir Antara, Selasa (29/1).

Ia menjelaskan, kedua bocah itu dan satu temannya bernama Rizal, berada di tengah tanah lapang saat cuaca mendung. Tiba-tiba terjadi petir dan menyambar tubuh kedua bocah kakak beradik yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu. Keduanya meninggal di lokasi kejadian.

Diduga, petir menyambar telepon seluler (ponsel) yang dipegang salah satu korban. Posisinya berdekatan sehingga keduanya kena sambaran petir.

''Kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian. Sedangkan teman korban yakni Rizal sempat pingsan dan dilarikan ke rumah sakit,'' ujar Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Saiful Bob.

Rizal yang sempat mendapat perawatan di IGD RS Idaman Banjarbaru sudah siuman. Bocah kelas V SD itu tampak sedikit tenang ditemani ibunya.

''Saya tidak ingat bagaimana kejadiannya karena pingsan, tetapi sebelum petir menyambar, kami bermain sepeda. Febri dan Aldi juga main handphone,'' kata murid SDN Guntung Payung 2 itu. ***