JAKARTA - Logo Maskapai Garuda Indonesia ditempelkan pada badan pesawat Sriwijaya Air. Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Ikhsan Rosan menjelaskan, pemasangan logo Garuda pada Sriwijaya Air tersebut merupakan tindak lanjut Kerja Sama Operasional (KSO) antara Garuda dengan Sriwijaya Air.

''Rencananya iya, logonya member of Garuda Indonesia (akan dipasang) di bawah logo Sriwijaya Air,'' ujar Ikhsan, Minggu (16/12/2018), seperti dikutip dari Tribun Video yang melansir Kompas.com.

Selain logo, kata Ikhsan, nantinya akan ada ornamen Garuda Indonesia di seragam awak kabin Sriwijaya Air.

Sementara itu, Adi Willi Hanhari Haloho selaku Head of Corporate Communications mengatakan bahwa pemasangan logo tersebut dilakukan pada Minggu (16/12/2018) malam.

Garuda Indonesia Group melalui anak perusahaannya PT Citilink Indonesia mengambil alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air.

CEO Sriwijaya Air Chandra Lie bersyukur lantaran Sriwijaya bisa menjalin kerjasama dengan Garuda Indonesia.

''Kami bisa bekerja sama KSO ini dengan Garuda Indonesia Group, maskapai terbaik dan terbesar di Indonesia untuk maju, modern, dan berkelanjutan bersama,'' kata Chandra Lie.

Hal tersebut direalisasikan dalam bentuk kerja sama operasi (KSO) yang telah ditandatangani pada tanggal 9 November 2018 lalu.

Sementara itu, akibat akuisisi Sriwijaya Air, saham Garuda Indonesia menjadi naik sebesar 22 persen ke Rp244 per saham pada Kamis (15/11/2018) lalu.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, momentum kenaikan saham GIAA tersebut hanya bersifat sementara.Meskipun diakui olehnya, bahwa kenaikan indeks GIAA hari ini merupakan yang terbesar sepanjang karir Garuda di dunia pasar modal.

''Penyebabnya, karena kesepakatan akuisisi Sriwijaya Air,'' kata Lanjar kepada Kontan.co.id, Kamis.***