JAKARTA - Kopilot Wings Air berinisial NA, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di kamar kosnya di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (18/11/2019).

Dikutip dari grid.id yang melansir wartakota, Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana, mengatakan, jasad korban ditemukan pertama kali oleh adik kandungnya.

"Adiknya itu ketika pulang kerja mendapatkan telepon dari kakak pertama yang ada di Solo bahwa korban tidak bisa dihubungi. Kebetulan adiknya ini satu kos, cuma beda lantai aja, makanya dia cek,'' kata Indra saat dikofirmasi, Rabu (20/11/2019).

Sang adik pun curiga lantaran tak segera mendapat balasan dari NA dari dalam kamar.

Tak menunggu lama ia pun langsung mendobrak pintu kamar, dan menemukan sang kakak telah tergantung dengan tambang berwarna merah.

Dari hasil visum pun tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh NA

''Karena sesuai dengan hasil visum memang tidak diketemukan luka dalam atau pun luka benda tumpul atau benda tajam. Hanya luka di sekitar leher jadi memang murni (bunuh diri),'' ujar Indra.

Diduga Frustasi

Kuat dugaan NA memutuskan mengakhiri hidupnya lantaran merasa frustasi setelah dipecat oleh perusahaan.

Melansir dari Tribunnews, diketahui NA baru saja dipecat dan diharuskan membayar denda sebesar Rp7 miliar. Diduga pemecatan ini dikarenakan NA menggunakan waktu cuti nikah melebihi jatah.

''Surat penjatuhan sanksi itu dikirim oleh pihak maskapai ke rumah orangtua korban di Solo. Memang benar bahwa surat tersebut ada,'' ungkap Indra, dikutip dari kompas.com.

Tak hanya keluarga yang mengaku terkejut dengan cara NA yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Para tetangga pun tak menyangka NA yang dikenal sebagai sosok yang ramah ini nekat bunuh diri.

Fredrick, tetangga kost mengatakan jika ia juga sempat melihat gelagat aneh dari NA beberapa hari sebelumnya.

Fredrick melihat NA sering mengurung diri di kamar indekosnya seminggu terakhir.

''Biasanya dia itu kerja selalu bawa tas. Tapi seminggu ini lebih sering kelihatan di rumah mengurungkan diri di kamar,'' ucap Fredrick saat ditemui di indekos korban di Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (21/11/2019).

Menurut Fredrick, NA dikenal sebagai pribadi yang ramah.

Fredrick juga mengatakan NA belum lama ini menikah dan menilai pernikahannya itu jauh dari percekcokan.

Oleh karena itu, polisi memiliki kecurigaan terbesar pada bukti surat pemecatan lantaran indisipliner tersebut.

Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana sedang berkoordinasi dengan kepolisian di Solo untuk mengungkap keterkaitan surat penjatuhan sanksi dengan peristiwa tewasnya NA.

''Kita juga segera panggil perwakilan maskapai Wings Air untuk mengklarifikasi kasus ini,'' kata Indra. ***