BINTAN - Aparat Polsek Tambelan menangkap remaja berinisial OF (16), karena diduga berusaha memperkosa gadis berusia 14 tahun.

Peristiwa pencabulan itu terjadi rumah korban di Kecamatan Tembelan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Dikutip dari kompas.com, Kapolsek Tambelan Ipda Missyamsu Alson mengatakan, pelaku berhasil diketahui identitasnya, setelah korban mendapati celana pelaku tertinggal di rumah korban.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya pelaku berhasil diamankan di lokasi persembunyiannya di sebuah pulau yang tidak jauh dari Kecamatan Tambelan.

Alson menjelaskan, pencabulan dan upaya pemerkosaan bermula saat pelaku pulang dari kafe bersama temannya.

Pelaku ini menginap di rumah temannya tersebut. Namun, karena ponselnya ketinggalan di luar, pelaku keluar lagi, lalu berjalan.

Saat melintas di rumah korban, pelaku melihat jendela rumah korban dalam keadaan terbuka. Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam kamar korban. 

''Saat itu korban sedang tertidur pulas, karena kejadiannya pukul 03.00 WIB pagi. Pelaku lalu mencoba melakukan aksinya kepada korban,'' kata Alson saat dihubungi, Sabtu (30/11/2019).

Setibanya di dalam kamar korban, pelaku mengambil singlet dan melumurinya dengan minyak angin.

Kemudian, pelaku membekap mulut korban dan mencoba memerkosanya.

Namun, korban terbangun, lalu berteriak meminta tolong.

Saat itu, pelaku ketakutan, langsung kabur dari jendela rumah korban dan meninggalkan celananya.

''Jadi korban kabur ini hanya mengenakan boxer atau celana dalam, sementara celananya tertinggal di kamar korban,'' kata Alson.

Pelaku dijerat Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 53 KUHP jo UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

''Sebelum diserahkan ke jaksa, tersangka masih ditahan di sel Polres Bintan selama pemeriksaan berlangsung,'' kata Alson.

Sempat berusaha melarikan diri

Alson mengatakan, sebelum dipindahkan ke Polres Bintan, pelaku sempat berusaha melarikan diri dari sel Polsek Tambelan, dengan menjebol plafon.

Namun aksinya langsung diketahui petugas dan akhirnya pelaku langsung diborgol agar tidak melarikan diri.

''Selepas shalat subuh, petugas mengecek sel tahanan, dilihat pelaku masih ada, namun plafon sudah dijebol,'' ujar Alson.

Pelaku akhirnya dipindahkan ke Rutan Polres Bintan sebelum akhirnya diserahkan ke kejaksaan untuk menjalani persidangan.***