JAKARTA - Innalillahi wainnailaihi rajiun. Kepala Humas dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dikabarkan wafat di Rumah Sakit St Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, China, Ahad (7/7), 02.00 waktu setempat atau 01.00 WIB.

''Insya Allah benar, itu pesan yang sama dari sekretaris pak Sutopo,'' kata Kepala Sub Bidang Media BNPB, Teguh Harjito, saat dikonfirmasi kumparan, Ahad (7/7).

Informasi mengenai kepulangan jenazah almarhum atau pemakaman masih belum bisa didapat, karena istri almarhum masih belum bisa menghubungi Konsulat Jenderal Indonesia di China.

''Bu Topo sampai saat ini masih belum bisa menghubungi Konjen di sana, Barangkali rekan-rekan media bisa membantu beliau, Bu Topo,'' ucap Teguh.

Sebelumnya, tokoh yang selalu menghiasi layar kaca saat Indonesia dilanda bencana ini dikabarkan berobat ke Guangzhou, lantaran mengidap kanker paru-paru. Sutopo meninggal di usianya yang ke-49 tahun.

Sutopo berobat ke Guangzhou pada 15 Juni lalu. Ia sempat pamit kepada warganet saat akan melakukan pengobatan melalui akun instagramnya.

Unggahan Sutopo pada akun instagramnya tersebut rupanya merupakan unggahan terakhirnya. Pada kesempatan itu, ia mohon diri untuk berobat, sekaligus meminta maaf apabila tidak bisa menyampaikan info bencana dengan cepat.***