JAKARTA - Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy, di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (15/3).

Dikutip dari kumparan.com, KPK menduga Romy terlibat jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemeag).

''Disebut publik sebagai jual beli jabatan itu, kami tidak merespons itu, saya kira karena dalam konteks hukum yang kami duga terjadi adalah diduga ada pemberian dan penerimaan uang terkait pengisian jabatan,'' kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.

Dia menjelaskan Romy ditangkap bersama empat orang lainnya. Namun, ia tak mendetailkan keempat orang tersebut.

''Lima orang tersebut ada dari unsur penyelenggara negara dari DPR RI, anggota DPR RI, kemudian ada unsur swasta, dan dari unsur pejabat di Kementerian Agama, pejabat di daerah ya di Kementerian Agama,'' ucap Febri.

Menurutnya, transaksi yang diduga pemberian suap tersebut telah kesekiankalinya dilakukan.

''Jadi yang dilakukan KPK adalah melaksanakan tugas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK dan juga hukum acara yang berlaku. Karena itu tadi pagi tim KPK mengamankan 5 orang, setelah diduga terjadi transaksi yang kesekian kalinya,'' kata Febri.

Tim KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif kepada lima orang tersebut. Belum ada status yang ditetapkan oleh KPK terhadap Romy dan keempat orang lainnya.***